Surabaya, Memorandum.co.id - Melihat kondisi korban Damiri yang tewas penuh luka senjata tajam, Ketua RT 01 Simojawar Baru V-A meyakini bahwa ada masalah, sepertinya dengan istrinya. Informasi yang diterima Abdul, korban sudah menikah dan istrinya berada di Omben, Sampang. Kemudian menikah lagi secara siri dengan RS, yang juga asal Omben, Sampang. Kini tinggal bersama Damiri di rumah kos milik Suradji di Simojawar Baru V-A. Kemungkinan belum bercerai dengan istri pertamanya, korban menikah siri lagi sehingga membuatnya marah. Kemudian tidak terima lalu menyuruh keluarganya menghabisi Damiri. "Sepertinya korban ini ada masalah dengan istrinya karena menikah lagi. Informasi yang saya terima begitu, tapi pastinya bagaimana tidak tahu, nanti akan terungkap sendiri," beber Abdul. Menurut Abdul, antara Damiri, istri pertamanya, dan istri sirinya berasal dari Kecamatan yang sama di Sampang, Madura. "Bisa juga permasalahan timbul dari korban dengan istri pertamanya," pungkas Abdul. Selama ini, kata Abdul, korban sudah melapor ke pengurus kampung jika tinggal di Simojawar Baru V-A dan menikah siri dengan istrinya. "Tapi saat diminta KTP katanya masih difoto copy," jelas Abdul. Sementara itu, Kapolsek Sukomanungal, Kompol Ade Christian Manapa mengatakan, ada seorang saksi yang sempat melihat saat korban sedang duduk-duduk sambil merokok di warkop yang sedang tutup pada pukul 11.45 WIB. "Tiba-tiba didatangi pelaku yang tidak diketahui jumlah pelakunya, lalu menyerang korban menggunakan senjata tajam hingga tewas," ungkap Ade. Serangan itu membuat korban terluka di perut, tangan, dua jari putus. Terlihat darah membasahi kemeja serta sarung warna merah mudah yang dikenakannya. "Pelaku tidak diketahui identitas dan jumlahnya," tutur Ade. Ade mengungkapkan, informasi dari keterangan warga diketahui, korban tinggal bersama istri siri dan anaknya di rumah kos. Tapi korban tidak mempunyai KTP dan untuk istri siri juga tidak mempunyai surat pernikahan yang sah. "Menurut keterangan istri siri korban, bahwa barusan bercerai tetapi tidak bisa menunjukkan surat cerai," beber Ade. Ade menambahkan, hingga kini motif dan pelakunya belum diketahui. Dan hingga kini masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Sukomanunggal dan Unt Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. (rio)
Carok di Simojawar, Ini Dugaan Pemicunya
Rabu 10-03-2021,16:38 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 07-05-2026,16:12 WIB
Pilkades Serentak 2026, 47 Desa di Kabupaten Kediri Siap Gelar Pemilihan
Kamis 07-05-2026,19:23 WIB
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026, Lawan Qatar Jadi Penentu
Kamis 07-05-2026,10:48 WIB
Pamit Cari Kerja ke Surabaya, Pemuda Besowo Kediri Tewas Gantung Diri di Pohon Jambu
Kamis 07-05-2026,11:11 WIB
Fenomena Bunuh Diri di Surabaya Jadi Sorotan, Psikolog Unesa Ingatkan Pentingnya Dukungan Sosial
Kamis 07-05-2026,15:36 WIB
Niat Boyong Mobil Baru, Rombongan Asal Jakarta Malah Terjun Bebas ke Jurang Gumitir
Terkini
Jumat 08-05-2026,10:26 WIB
Kasus Joki UTBK Surabaya: Rp700 Juta Dijamin Lolos Kampus Incaran
Jumat 08-05-2026,10:17 WIB
Polsek Bubutan Gelar Aksi Sosial di Rusun Pesapen, Perkuat Silaturahmi Lewat Bagikan Paket Makanan
Jumat 08-05-2026,09:56 WIB
Kasus Pembunuhan di Sencaki Surabaya, Pelaku Beraksi Seorang Diri
Jumat 08-05-2026,09:49 WIB
Bangkalan Dapat 573 Unit Bedah Rumah, Menteri PKP: Awasi Ketat, Jangan Salah Sasaran
Jumat 08-05-2026,09:18 WIB