Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Kasus Joki UTBK Surabaya: Rp700 Juta Dijamin Lolos Kampus Incaran

Kasus Joki UTBK Surabaya: Rp700 Juta Dijamin Lolos Kampus Incaran

Tersangka sindikat joki diamankan di Mapolrestabes Surabaya--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Terungkapnya kasus perjokian Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), menghebohkan dunia pendidikan. Sebab, pelaku beraksi secara terorganisir.

BACA JUGA:Kasus Joki UTBK Unesa 2026, Polrestabes Surabaya Tetapkan 14 Tersangka


Mini Kidi Wipes.--

Kapolrestabes Surabaya Kombespol Luthfie Sulistiawan mengatakan, dalam aksinya mereka terbagi dalam empat klaster: penerima order, pemberi order, joki, dan pembuat KTP palsu. Oleh sebab itu, mereka mematok tarif ratusan juta rupiah dan dijamin masuk kampus incaran bila tak diketahui pengawas.

"Tersangka utama saudara K, menerima tender ini dengan biaya atau harga yang ditetapkan itu bervariasi, antara Rp500 juta sampai Rp700 juta rupiah," katanya, Kamis 7 Mei 2026.

BACA JUGA:Percepat Respons Keamanan Kota, Polrestabes Surabaya Bentuk Tim Tangguh Jogoboyo


Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--

Uang ratusan juta dari calon mahasiswa itu kemudian dibagi kepada masing-masing klaster, sampai kepada joki yang melaksanakan ujian sampai akhir, di hari yang sudah dijadwalkan. 

"Rata-rata untuk joki sendiri berkisar Rp20 juta sampai Rp30 juta. Itu untuk beberapa kampus negeri maupun swasta. Namun untuk kampus-kampus yang dirasa lebih favorit, angkanya untuk joki bisa sampai Rp75 juta," tambahnya.

BACA JUGA:Kasus Tangkap Lepas Tiga Kurator Satreskoba Polrestabes Surabaya, Pakar: Tak Sembarangan Tangkap Tangan

Sementara pengakuan joki berinisial N kepada penyidik, dia sudah enam kali menjalankan praktik tersebut. Keenamnya lolos semua, klien atau calon mahasiswa berhasil masuk ke kampus yang dipesan melalui jasa kotor tersebut.

"Joki ini memang dipilih secara intelektual memang cerdas. Kemarin sudah kita tanyakan, joki atas nama N ini bahkan enam kali dia main. Dan dia akui tidak ada bocoran soal atau apa. Dan enam itu lulus semua," ungkapnya.

BACA JUGA:Polrestabes Surabaya Tak Kunjung Tahan Tersangka Penipuan dan Penggelapan Tiket Pesawat

Dalam interogasi tersebut, N tak menganggap soal ujian tes tersebut sulit baginya. Dia menilai materi soal UTBK-SNBT itu biasa-biasa saja. Bahkan dia dapat menyelesaikan lebih cepat dari peserta lain.

Sumber:

Berita Terkait