Bangkalan, Memorandum.co.id - Bupati Bangkalan R Abdul Latif bersama anggota Forkopimda, secara simbolis melakukan panen raya perdana untuk masa tanam musim penghujan pertama (MP-1) di Desa Karang Gajam, Kecamatan Blega, Rabu (24/2/2021) . Giat panen perdana di atas 10 HA yang diprakarsai oleh Dandim 0829 Bangkalan, Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, itu juga menggandeng Kelompok Tani (Poktan) Sejahtera Gading Timur. Komunitas petani dalam wadah Poktan ini populer dengan sebutan Petani Millenial, lantaran anggotanya didominir oleh pemuda Desa Karang Gajam. Juga dikenal sebagai Poktan panggagas berkembangnya inovasi pertanian bertajuk Taring Bang Jani. "Istilah ini singkatan dari Tanam Jaring Bangun Bangkalan Sejahterakan Petani,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (Dipertapa Horbun) Bangkalan, Ir Puguh Santoso,MM. Selain itu, momentum panen raya, juga dihadiri Wabub Drs H Mohni, Sekdakab Ir H Moh Taufan Zairinsyah, Kepala OPD terkait, Camat dan seluruh Kades di Kecamatan Blega. Puluhan Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas) dan Tokoh Pemuda (Toda) setempat juga ikut nimbrung di dalamnya. Ada beberapa pesan dan harapan dikemukakan Ra Latif, sapaan akrab Bupati, ketika naik podium memberikan sambutan. Diantaranya, berkat penerapan teknologi Taring Bang Jani, kapasitas produksi tanaman padi di Kabupaten Bangkalan meningkat. “Untuk panen raya masa tanam MP-1 kali ini, misalnya, kapasitas produksi hasil panen petani dari areal persawahan dan tegalan seluas 35.877 ha, diprediksi akan mencapai 118.000 ton lebih,” tandas mantan Wakil Ketua DPRD besutan PPP itu. Kapasitas produksi setara itu , sambung Ra Latif, akan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan 1.060.377 jiwa penduduk Kabupaten Bangkalan untuk 14 bulan ke depan. Atau dengan kata lain, kapasitas produksi hasil panen kali ini masih surplus di bidang ketahanan dan ketersediaan pangan. Ke depan, peluang untuk melipat gandakan kapasitas produksi, masih terbuka lebar. Bahkan Bangkalan berpotensi menjadi lumbung pangan di Madura. Sebab data terkini, kabupaten ini memiliki areal persawahan seluas 29.540 ha dan lahan tegalan 68.770 ha layak untuk tanaman padi. ”Sedangkan lahan yang dimanfaatkan petani saat ini, baru seluas 35.800 ha lebih,” beber Ra Latif. Itu sebabnya, ke depan, potensi ini masih dikembangkan untuk melipat gandakan kapasitas produksi tanaman padi, sekaligus meningkatkan perbaikan nasib dan kesejahteraan komunitas kaum tani pengelolanya. Momentum panen raya di atas lahan seluas 10 ha siang itu, secara simbolis diawali oleh Bupati R Abdul Latif Amin Imron. Secara bergilir kemudian ditidak lanjuti anggota Forkopimda dan pimpinan OPD terkait. (ras).
Bupati dan Forkopimda Bangkalan Awali Panen Raya di Desa Karang Gajam
Kamis 25-02-2021,07:59 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 30-06-2026,21:16 WIB
Puluhan Rumah Layak Huni Program DAK PPKT Diserahkan kepada Warga Desa Campurejo
Selasa 30-06-2026,21:21 WIB
Program Bunda Puspa Latih 160 Perempuan Gresik Berwirausaha untuk Perkuat Ekonomi Keluarga
Selasa 30-06-2026,21:04 WIB
Baru Tiga Bulan Bebas, Residivis Spesialis Curanmor Kembali Diringkus Polres Mojokerto
Selasa 30-06-2026,19:33 WIB
Jadi Simpul Hilirisasi Kawasan Transmigrasi, Gresik Lepas Ekspor Rajungan ke Amerika Serikat
Terkini
Rabu 01-07-2026,18:23 WIB
Kapolri Perluas Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres
Rabu 01-07-2026,18:22 WIB
Sinergi Tiga Pilar, Muspika Wiyung Beri Kejutan Hari Bhayangkara Ke-80 di Polsek Wiyung
Rabu 01-07-2026,18:17 WIB
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto Torehkan Prestasi Gemilang, Sabet 6 Penghargaan
Rabu 01-07-2026,18:11 WIB
PON 2028 Digelar di Tiga Provinsi, Menpora Pastikan Persiapan Terus Dimatangkan
Rabu 01-07-2026,18:08 WIB