Surabaya, memorandum.co.id - Pembangunan di bidang infrastruktur jalan yang dilakukan pemerintah belum dirasakan sepenuhnya oleh seluruh warga Kota Surabaya . Sejumlah daerah masih belum bisa menikmati mulusnya jalan sebagai sarana transportasi dan kegiatan masyarakat lainnya. Seperti di Jalan Keputih Timur Pompa Air, Kecamatan Sukolilo, kondisinya rusak dan mengkhawatirkan. Kondisi jalan rusak dengan lebar kurang lebih 4 meter dan panjang sekitar 150 meter itu seperti tak pernah tersentuh paving. Ruas jalan yang diapit jalan berpaving itu tampak berlubang dan penuh air sisa hujan. Jumlah lubang yang menganga kurang lebih sebanyak tujuh kubangan dengan kedalaman 10 centimeter. Ini mambuat warga sekitar yang akan melintasi jalan tersebut harus ekstra hati-hati agar tidak terjatuh. Sementara itu, salah satu warga Rifai mengatakan, kondisi jalan yang rusak seperti itu belum seberapa, saat musim kemarau debu beterbangan sedangkan saat musim hujan seperti kolam. "Beberapa kali ada yang terjatuh, baik terpeleset maupun masuk kubangan. Jadi kami sangat mengeluhkan," tandasnya. Kondisi tersebut membuat Asni, warga lainnya mengeluh karena sejak lama tidak bisa menikmati kondisi jalan yang baik. Mereka harus bergelut dengan debu di musim kemarau dan lumpur di musim hujan saat melewati ruas jalan tersebut. Oleh karena itu, Asni berharap perbaikan pun nantinya dilakukan secara komprehensif. "Masak yang sebelah timur sama barat di paving, yang di tengah nggak, kan lucu. Padahal satu jalan tapi tidak semua dipasang paving," bebernya. Sementara itu, Camat Sukolilo Amalia Kurniawati mengatakan, bahwa pihaknya akan segera terjun ke lokasi untuk mengecek dan merencanakan penanganan. "Akan saya cek segera besok," pungkas Amalia. (mg-1/fer)
Jalan Keputih Timur Pompa Air Butuh Paving
Minggu 21-02-2021,20:40 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 21-04-2026,08:24 WIB
Inspirasi Aleana Devifretty: Meneladani Semangat Kartini Modern di Era Digital
Selasa 21-04-2026,07:37 WIB
Prof Mangestuti Agil: Kartini di Era AI, Perempuan Jadi Kunci Perubahan Global
Selasa 21-04-2026,07:55 WIB
Reaktualisasi Semangat Kartini dalam Ekonomi Kuliner Digital
Selasa 21-04-2026,08:08 WIB
Kartini Modern ala Ni Komang Darmiati: Belajar Tanpa Henti, Jaga Empati di Era AI
Selasa 21-04-2026,08:20 WIB
Kartini di Era Global, Kadinsos Jatim: Perempuan adalah Penopang, Penggerak, dan Penentu Arah
Terkini
Selasa 21-04-2026,23:37 WIB
Rosan Lapor ke Presiden Prabowo, Indonesia Masih Jadi Primadona Investor Asing
Selasa 21-04-2026,23:34 WIB
Menuju Standar Oecd, Pemerintah Siap Sederhanakan Aturan Investasi
Selasa 21-04-2026,23:15 WIB
Modus Joki UTBK SNBT 2026 di Surabaya Terbongkar, Gunakan Ijazah dan Identitas Palsu
Selasa 21-04-2026,23:10 WIB
Gudang Kelapa di Dukun Gresik Terbakar saat Ditinggal Salat Magrib
Selasa 21-04-2026,21:58 WIB