Surabaya, memorandum.co.id - Pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka masih dihentikan. Hal itu ditengarai adanya klaster penyebaran Covid-19 di sekolah pada zona kuning dan hijau ketika penerapan normal baru. Berangkat dari permasalahan tersebut, ketiga mahasiswa Departemen Teknik Instrumentasi, Fakultas Vokasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menggagas alat presensi pintar untuk diterapkan di sekolah. Ketiganya adalah Mohammad Jailani, Egik Ardiatmajaya, dan Nanak Cito Tetuko yang tergabung dalam sebuah tim bernama Insforty Team. Menurut Mohammad Jailani, Ketua Insforty Team, inovasi ini diangkat dari adanya kasus penyebaran Covid-19 pada sektor pendidikan. “Agar tidak terjadi penyebaran Covid-19 di sekolah, maka diperlukan protokol kesehatan yang aman dan otomatis,” terang mahasiswa yang biasa disapa Jailani ini, Selasa (09/02/2021). Jailani melanjutkan, untuk mencegah kontak fisik antara manusia dengan manusia saat melakukan pengecekan sesuai protokol kesehatan di sektor pendidikan, ia dan tim merancang alat yang diberi nama Presentar (Presensi Pintar). "Alat ini nantinya akan dapat melakukan presensi, mendeteksi suhu tubuh, pemberian hand sanitizer otomatis, dan dapat mengetahui riwayat perjalanan seseorang," beber Jaelani. Lebih lanjut, mahasiswa angkatan 2018 ini menjelaskan, terdapat beberapa inovasi pada Presentar buatan timnya. Pertama, sistem ini menggunakan masked face recognition yang dimaksudkan agar presensi tetap dapat dilakukan meskipun menggunakan masker dan tanpa menyentuh benda apapun. Tidak hanya itu, Presentar juga dilengkapi dengan thermal detector yang berfungsi untuk mengetahui suhu tubuh seseorang. Terdapat juga hand sanitizer otomatis agar tangan tetap bersih dan higienis. “Harapannya sebelum masuk ke sekolah, sudah dijamin kesterilan seseorang lewat protokol kesehatan otomatis ini,” tutur mahasiswa asal Probolinggo ini. Pemuda 20 tahun ini menyebutkan bahwa Presentar memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya dapat melakukan presensi tanpa kontak dan tanpa melepas masker, dapat mengukur suhu tubuh, terdapat automatic hand sanitizer, serta memiliki GPS tracking pada aplikasi. “Sehingga alat yang kami buat ini sangat cocok untuk diterapkan pada sektor pendidikan di era normal baru seperti sekarang,” tandasnya meyakinkan. Berbuah manis, jerih payah selama dua bulan dari tim bimbingan Brian Raafi’u SST MT ini telah berhasil meraih juara kedua pada Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Borneo Scientific Fair 4 yang diadakan oleh UKM PP Lisma Universitas Tanjungpura, Januari lalu. Pada kompetisi tersebut, Insforty Team berhasil mengungguli 10 finalis lainnya yang terseleksi dari 56 paper nasional. Jailani berharap, ke depannya alat presensi pintar ini bisa terealisasi dan bisa berjalan secara efektif di sekolah-sekolah jika digunakan pada sistem presensi di era normal baru. “Dengan begitu, sistem presensi ini mungkin bisa diterapkan di berbagai sektor seperti industri maupun perkantoran,” pungkasnya. (mg3)
Cegah Covid-19 di Klaster Pendidikan, Mahasiswa ITS Ciptakan Presensi Pintar
Selasa 09-02-2021,15:35 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 05-11-2026,08:09 WIB
Rumput Tetangga Lebih Hijau (4): Pelarian yang Salah Alamat
Kamis 05-11-2026,07:06 WIB
Roadshow di Malang, Film Piye To Kih Bawa Pesan Berani Kejar Mimpi
Kamis 05-11-2026,11:32 WIB
Operasi Patuh Semeru 2026, Ditlantas Polda Jatim dan Polres Blitar Inspeksi Angkutan Umum
Kamis 05-11-2026,10:43 WIB
Polresta Sidoarjo Ungkap 147 Kasus Narkoba Selama Agustus-Oktober 2026, 180 Tersangka Berhasil Diamankan
Kamis 05-11-2026,10:17 WIB
Progres Pelebaran Jalan Wiyung–Menganti Capai 21 Persen, Target Rampung Mei 2027
Terkini
Jumat 06-11-2026,05:26 WIB
Imipas Melayani: Lapas Lamongan Dobrak Sekat Sosial Lewat Bansos
Jumat 06-11-2026,04:19 WIB
Tak Hanya Akademisi se-Indonesia, KPPTI 2026 di UNAIR Diramaikan Peserta Mancanegara
Jumat 06-11-2026,03:15 WIB
Dua Bulan Dalam Pelarian, Maling Emas di Lamongan Diringkus
Jumat 06-11-2026,02:00 WIB
Kapolres Blitar Kota Motivasi Peserta Pelatihan Kerja, Dukung Upaya Tekan Pengangguran
Jumat 06-11-2026,01:00 WIB