SURABAYA - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Kohar Hari Santoso, mengatakan virus cacar monyet berasal dari Afrika. Penularan virus itu, bisa melalui tiga jalur yang masuk ke tubuh seseorang. Pertama, melalui cairan darah dari binatang, biasanya terdapat pada monyet, tikus, kemudian pada luka di kulit tubuh. Ketika masuk ke tubuh seseorang akan tertular virus cacar monyet. Kedua, penularan bisa masuk dari makanan, terutama dari daging, dari binatang-binatang liar yang memang terkontaminasi atau terpapar virus tersebut. “Jadi, ini memang penyakit yang tertular dari hewan,” ucap Kohar, Kamis (23/5). Ketiga, apabila memang ada penderita cacar monyet dan berinteraksi secara intens dengan orang lain, juga bisa tertular. “Biasanya (cacar monyet) masuk ke tubuh seseorang perlu waktu sekitar satu minggu sampai tiga minggu atau lima sampai 21 hari untuk manifes,” ujar dia. Ketika sesorang terpapar virus cacar monyet, imbuh Kohar, pada bagian kulit, wajah, dan bisa sekujur tubuh, akan ada pembesaran kelenjar getah bening. “Makanya daya tahan tubuh itu penting. Karena sejauh ini belum ada imunisasinya, belum ada obatnya. Ada yang menyebutkan bahwa tingkat kematiannya bisa 10 persen. Sampai sebesar itu,” imbuh Kohar.(x/udi)
Kenali Virus Cacar Moyet
Kamis 23-05-2019,13:54 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 17-03-2026,18:39 WIB
Tips Pilih Jam Berangkat Mudik Motor 2026: Mengapa Jam 3 Pagi Lebih Efektif Hindari Macet dan Dehidrasi?
Selasa 17-03-2026,20:20 WIB
Pesta Sound Horeg Tanpa Izin di Jombang Diseret ke Meja Hijau
Selasa 17-03-2026,19:46 WIB
THR Belum Cair Jelang Lebaran 2026? Ini Cara Lapor ke Posko THR Kemnaker Secara Online
Selasa 17-03-2026,20:15 WIB
Aksi Sigap Polisi Bubutan Dorong Mobil Mogok di Depan Stasiun Pasar Turi
Selasa 17-03-2026,18:28 WIB
Pengawasan MBG Kini Makin Ketat dengan Komponen Kejagung
Terkini
Rabu 18-03-2026,17:47 WIB
Fraksi PKB DPRD Jatim Desak Pemprov Mempercepat Perbaikan Jalan Mojokerto–Jombang
Rabu 18-03-2026,17:45 WIB
Pajak Reklame Naik Signifikan, P3I Jatim Pertanyakan Dasar Hukum Kebijakan Pemkot Surabaya
Rabu 18-03-2026,17:41 WIB
Warga Asem Jaya Surabaya Digegerkan Penemuan Jenazah Dalam Rumah
Rabu 18-03-2026,17:32 WIB
Ngabuburit di Grahadi, Bahas Kesiapsiagaan BBM dan LPG di Tengah Ancaman Krisis Global
Rabu 18-03-2026,17:15 WIB