Surabaya, Memorandum.co.id - Berdalih untuk biaya persalinan anaknya, Dwi Agung (24), pria asal Jalan Menganti Wiyung II, nekat menghentikan dagangannya sebagai penjual pentol dan beralih bisnis narkoba sabu-sabu (SS). Tidak tanggung-tanggung, dia bergabung dengan temannya yang kini mendekam di Lembaga Pamekasan. Sialnya, baru berjalan beberapa bulan dan bersamaan anaknya lahir, bisnisnya terendus anggota Satreskoba Unit III. Petugas akhirnya menangkap Dwi dalam penggerebekan di rumahnya. Saat digeledah, di kamarnya ditemukan dua poket SS dengan berat 3,7 gram, timbangan elektrik, dan satu bendel plastik klip kosong, yang diakui miliknya. Penangkapan ini membuat Dwi tidak bisa menemani anaknya yang baru lahir dan kini mendekam di tahanan Mapolrestabes Surabaya. "Tersangka ini mendapatkan pasokan sabu dari temannya yang kini mendekam di LP Pamekasan," ungkap Kasatreskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, Jumat (8/1). Proses penggrebekan terhadap tersangka berawal anggota di lapangan mendapatkan informasi jika ada peredaran SS yang dilakoni Dwi, sebagai pengedarnya. Informasi tersebut direspons anggota dengan mengintai aktivitas Dwi di rumahnya. Ternyata benar, dia sering melayani pelangganya untuk membeli barang haram. Berdasarkan hasil penyelidikan tersebut, polisi lantas menggerebek dan menangkap Dwi di rumahnya. Saat digeledah, juga ditemukan barang bukti. Di hadapan penyidik, Dwi mengaku sebelumnya membeli tujuh gram SS ke temannya yang mendekam di LP Pamekasan. "Dua poket SS merupakan sisa, setengahnya sudah terjual," terang Dwi kepada petugas. Dia sudah dua kali ini mengambil SS ke temannya. Yang pertama membeli lima gram sabu. "Barangnya dikirim lebih dulu dan bayarnya setelah barang terjual habis," tuturnya. Dwi terpaksa menjual SS karena hasil jualan pentol keuntungannya sedikit. Sementara dia butuh uang banyak untuk biaya persalinan anaknya lahiran. Begitu mendapatkan tawaran menjual sabu dari temannya, ia tidak menolak. Keuntungan jual SS untuk untuk biaya persalinan. (rio)
Pemuda Wiyung Pengedar Jaringan Lapas, Jual SS untuk Biaya Persalinan Istri
Jumat 08-01-2021,14:36 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 22-03-2026,19:13 WIB
Riyayan di Rumah Gubernur Jatim Diserbu Warga, UMKM Ikut Panen Berkah
Minggu 22-03-2026,18:10 WIB
Prabowo Tegaskan Hilirisasi Tetap Prioritas di Tengah Perjanjian Tarif AS
Minggu 22-03-2026,19:19 WIB
Gerbang Tol Warugunung Jadi Titik Terpadat, Antrean Capai 500 Meter saat Puncak Mudik
Minggu 22-03-2026,18:05 WIB
Prabowo Tegaskan Kepentingan Nasional Tak Bisa Ditawar dalam Perjanjian Dagang AS
Minggu 22-03-2026,17:58 WIB
Strategi Prabowo Kejar Pertumbuhan 8 Persen Lewat MBG dan Perumahan Rakyat
Terkini
Senin 23-03-2026,16:47 WIB
Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026, Hadapi Saint Kitts and Nevis di SUGBK
Senin 23-03-2026,16:15 WIB
Babinsa Wonorejo Pastikan Perjalanan Mudik Lebaran Aman di Terminal Minak Koncar
Senin 23-03-2026,16:09 WIB
Alihkan Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah, GMPK Kecam KPK
Senin 23-03-2026,15:47 WIB
Pastikan Wisatawan Nyaman, Kapolres Bojonegoro Pimpin Langsung Patroli Dialogis di Waduk Sonorejo
Senin 23-03-2026,15:28 WIB