JEMBER - Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (Kici) dan Forum Anak Jember (FAJ) sinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Jember, memperingati Hari Thalasemia sedunia. Mereka menggelar bakti sosial donor darah dan kampanye putus matarantai thalasemia. "Supaya masyarakat tahu bahwa thalasemia itu penyakit apa bagaimana terjadinya dan deteksinya dan mengkampanyekan cara memutus mata rantai thalasemia," jelas Ketua Komunitas Ibu Cerdas Indonesia Jember Wiwik Supartiwi, Selasa (21/5). Lebih lanjut Wiwik memaparkan bila donor darah ini nantinya juga akan didonorkan kepada anak-anak penderita thalasemia di Jember dan sekitarnya. Wiwik menambahkan bila sebagian besar penderita adalah anak-anak baik yang hanya pembawa, minor, maupun mayor. Karena secara berkala penderita thalasemia, khususnya kategori mayor harus menjalani transfusi darah seumur hidup. "Kegiatan donor darah masyarakat tentu sangat membantu ketersediaan darah, salah satunya untuk para penderita thalasemia. Kami juga membagikan selebaran kepada masyarakat tentang deteksi dini dan penyakit thalasemia," katanya. Ia menjelaskan donor darah menjadi salah satu cara untuk mengetahui apakah relawan pendonor menderita thalasemia atau tidak. Sehingga pendonor yang lolos screening atau mendonorkan darahnya berarti relawan pendonor dipastikan aman dari thalasemia. Selain untuk mendeteksi, lanjut dia, perlu dilakukan upaya pencegahan dengan cara memutus rantai gen penderita thalassemia. Yakni penderita thalasemia jangan sampai menikah dengan penderita thalassemia. Karena anaknya akan menderita thalasemia, namun untuk penderita yang masih tergolong pembawa thalassemia, masih bisa menikah dengan orang normal dan anaknya bisa tetap normal. "Petugas PMI akan mengecek HB (hemoglobin) relawan pendonor yang hendak donor darah, jika HB-nya terdeteksi sering bermasalah, maka perlu dicek lebih detail karena salah satu indikasi menderita thalasemia adalah HB-nya rendah," lanjut dia. Sementara Ketua PMI Jember Zaenal Marzuki mengatakan, sedekah darah dari relawan pendonor sangat bermanfaat bagi yang membutuhkan. Karena setetes darah dari para relawan pendonor dapat menyelamatkan nyawa sesama, salah satunya bagi para penderita thalasemia. "Kami ucapkan terima kasih kepada pendonor yang tetap aktif menjadi relawan," kata dia.(edy/tyo)
Kici Dan FAJ Kampanyekan Putus Matarantai Thalasemia
Rabu 22-05-2019,01:37 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,13:34 WIB
Amankan Aset Fasum, 18 PSU Pengembang Diserahkan ke Pemkot Surabaya
Selasa 31-03-2026,15:42 WIB
Bak Film Action, Penggerebekan Bandar Narkoba di Sumberbaru Temukan Lima Senpi dan Belasan Sajam
Selasa 31-03-2026,15:24 WIB
Lansia 73 Tahun yang Tertemper Lokomotif di Jalan Masigit Meninggal Dunia dalam Perjalanan ke Rumah Sakit
Selasa 31-03-2026,12:37 WIB
Personel Gugur di Lebanon, Indonesia Desak PBB Bentuk Rapat Dewan Keamanan Darurat
Selasa 31-03-2026,14:00 WIB
Diduga Korupsi Hampir Rp1 M, Kades Mulyodadi Wonoayu Dijebloskan Jaksa ke Penjara
Terkini
Rabu 01-04-2026,11:20 WIB
Cabut SE WFH ASN Hari Rabu, Tidak Sinkron dengan Pemerintah Pusat
Rabu 01-04-2026,11:14 WIB
Polsek Sawahan Tingkatkan Patroli di SPBU Tidar, Pastikan Stok BBM Aman dan Kondusif
Rabu 01-04-2026,11:08 WIB
Serahkan LKPD 2025 ke BPK Jatim, Bupati Gatut Sunu Optimis Raih Predikat WTP
Rabu 01-04-2026,10:59 WIB
Sidang Sengketa Tanah TMP Surabaya, Saksi Kunci Tegaskan Kepemilikan Penggugat Lebih Awal dari Pemkot
Rabu 01-04-2026,10:51 WIB