Surabaya, memorandum.co.id - Bermodal struk transfer palsu, Asep Nurdiana, warga Jalan Kupang Krajan III, berhasil menipu Agus, bos sembako yang tinggal di Pondok Maritim Indah VIII-A. Akibat penipuan itu, korban merugi barang antara lain minyak goreng, mi instan, dan santan kemasan senilai Rp 154 juta. Tidak terima, korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Unit Harda Satreskrim Polrestabes Surabaya. Setelah diselidiki, polisi akhirnya berhasil menangkap tersangka di rumahnya. "Saat kami tangkap beberapa barang hasil tipuan tersnagka sudah habis dijual tersangka, " kata Kanit Harda AKP Giadi Nugraha, Kamis (19/11/2020). Penipuan bermula korban diketahui memiliki gudang sembako di Ruko Pondok Maritim Indah VIII-A. Kemudian didatangi Asep. Asep kemudian membeli minyak goreng, mi instan, dan santan kemasan. Lantas dia meminta korban minta barang dikirim. "Tersangka tidak membayar saat itu juga. Melainkan berjanji transfer uang melalui bank jika barang sudah dikirim," ujar Giadi. Tanpa curiga, korban lantas menyuruh karyawannya untuk mempersiapkan pesanan tersangka senilai Rp 154 juta ini. Setelah selesai, korban selanjutnya menghubungi melalui nomor HP yang diberikan Asep untuk memberitahu jika barang siap untuk dikirim ke tempat tujuan. Setelah terjadi kesepakatan, Asep lantas mengirim foto struk transfer bank ke rekening korban dengan nilai yang sudah disepakati tersebut. "Korban baru sadar saat tersangka usai mengirim struk transfer, kemudian dicek ke saldo rekening banknya, ternyata tidak ada kiriman," tandas Giadi. Setelah mendapatkan laporan dari korban, petugas langsung melakukan penyelidikan. Termasuk mengecek struk transfer, diketahui ternyata hasil editan. Setelah cukup bukti dan melacak keberadaan tersangka, diketahui tinggal di Kupang Krajan. Polisi pun bergerak ke sana dan berhasil menangkapnya. "Saat kami interogasi, tersangka mengakui semua perbuatannya," ujar Giadi. Dalam pemeriksaan penyidik, Asep mengakui tidak pernah membayar atau pun transfer kepada korban. Sembako hasil penipuan, langsung saya jual ke orang lain. "Bukti transfer hanya saya edit lalu mengirim kepada tersangka," terang Asep. (rio/fer)
Modal Transfer Struk Palsu, Pria Kupang Krajan Tipu Bos Sembako
Kamis 19-11-2020,23:39 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 07-08-2026,17:12 WIB
Sidang Kades Jenangan Ponorogo: Inspektorat Akui Tak Punya Keahlian Hitung Volume Tanah
Jumat 07-08-2026,22:10 WIB
Siswa SD di Lamongan Masuk IGD usai Santap MBG, Hasil Laboratorium Positif Tipes
Jumat 07-08-2026,19:41 WIB
DPRD Kota Madiun Dorong Percepatan Pengelolaan Sampah, Kapasitas TPA Winongo Menipis
Jumat 07-08-2026,14:52 WIB
10 Tiang Listrik di Manyar Gresik Ambruk Akibat Galian Box Culvert, Satu Orang Terluka
Jumat 07-08-2026,22:07 WIB
Kapolres Kediri Kota Hadiri Haul KH Imam Yahya Mahrus XV, Pererat Sinergi dengan Ponpes Al Mahrusiyah
Terkini
Sabtu 08-08-2026,14:29 WIB
Masyarakat Dapat Jadwal Ukur Tanah yang Lebih Jelas Berkat Layanan Pengukuran Terjadwal
Sabtu 08-08-2026,14:02 WIB
Bhabinkamtibmas Geneng Monitoring Pekarangan Sayuran, Dorong Ketahanan Pangan Keluarga di Ngawi
Sabtu 08-08-2026,13:27 WIB
Kasus Mantan Pengurus Perbakin Surabaya Cabuli Anak: Berkas P21, Tinggal Pelimpahan Tersangka
Sabtu 08-08-2026,13:07 WIB
Kapolres Bojonegoro Gelar Dialog Bersama Pengemudi Ojol, Perkuat Sinergi dan Dengarkan Aspirasi Masyarakat
Sabtu 08-08-2026,12:53 WIB