Gresik, Memorandum.co.id - Polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap AAH (13) warga asal Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah. Motif asmara menjadi penyebab dua tersangka tega menghabisi nyawa siswa kelas 2 SMP itu. Dua tersangka yakni MSK (15) dan SNI (16) sama-sama berasal dari Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah. MSK ditangkap saat berada di Kabupaten Pasuruan sedangkan SNI saat berada di Desa Sidokumpul, Kecamatan Bungah. "Hasil otopsi dinyatakan ada kekerasan di kepala," ujar Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto saat rilis didampingi Kasatreskrim AKP Bayu Febrianto Prayoga, Kasubbag Humas AKP Bambang Angkasa dan Kanit Pidum Ipda Joko Suprianto, Jumat (6/11/2020). Masih menurut Arief, kedua tersangka nekat melakukan aksi sadis terhadap korban lantaran sakit hati. "Korban mengganggu teman perempuan tersangka MSK dan sering mengejek orang tua SNI," beber mantan Kapolres Ponorogo itu. Karena tidak terima, keduanya merencanakan untuk melakukan pembunuhan korban. Sebelum melakukan aksi, kedua tersangka telah menyiapkan satu ikat tali. Untuk melancarkan rencananya, korban diajak janjian oleh SNI bertemu di lapangan desa lalu diajak berjalan kaki menuju TKP sekitar jam 20.00 wib, Rabu (28/10/2020). Saat itu korban hendak pergi ke acara maulidan. "Sesampainya di TKP, tersangka mengikat korban dan memukul kepala korban menggunakan balok yang ada di sekitar TKP," imbuhnya. Setelah itu, korban diceburkan ke dalam bekas galian C di area Bukit Jamur dengan kondisi tangan-kaki terikat dan dalam posisi tengkurap. "Korban diperkirakan tidak meninggal seketika. Sebab, ditemukan lumpur dalam rongga pernapasannya saat dilakukan otopsi," ungkap perwira dengan dua melati di pundak tersebut. Setelah melakukan aksinya, tersangka SNI keesokan harinya langsung ikut bekerja dengan ayahnya menjadi buruh bangunan sedangkan MSK kembali ke area galian untuk memastikan korban sudah tewas. "Setelah korban dipastikan tewas dan sudah tenggelam, MSK melarikan diri ke Pasuruan dengan membawa satu buah HP milik korban," pungkasnya. Atas ulahnya, mereka ngandang di balik terali besi penjara Mapolres Gresik. Namun karena masih di bawah umur, pasal yang dikenakan dan perlakuan yang diberikan berbeda.(and/har)
Motif Asmara Jadi Pemicu Dua Bocah Habisi AAH
Jumat 06-11-2020,14:58 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 07-11-2026,07:29 WIB
Teater Digital dan Ilusi Nyali
Sabtu 07-11-2026,08:56 WIB
Peringati Hari Jadi Tuban ke-733, Kapolresta Bersama Bupati Ziarah ke Delapan Makam Leluhur
Sabtu 07-11-2026,11:22 WIB
Sambut Hari Jadi ke-821 Tulungagung, Kecamatan Ngantru Gelar Gerakan Pangan Murah
Sabtu 07-11-2026,12:58 WIB
Apa Itu Ijazah Blockchain, Teknologi untuk Cegah Ijazah Palsu
Sabtu 07-11-2026,10:59 WIB
Hadir di Majelis Burdah Wonorejo, Kapolres Pasuruan Ajak Ulama dan Masyarakat Jaga Kamtibmas
Terkini
Minggu 08-11-2026,01:20 WIB
Kanwil DJKN Jawa Timur Borong Prestasi Reksa Bandha 2026
Sabtu 07-11-2026,23:20 WIB
The Alana Malioboro Hadirkan Perayaan Halloween Unik Bernuansa Jepang di Yogyakarta
Sabtu 07-11-2026,21:20 WIB
Kasus Bawaslu Kota Madiun Tunggu Hasil PKN, Kejari Akui Ada Potensi Tersangka
Sabtu 07-11-2026,20:23 WIB
Gandeng Kampus, Polresta Malang Kota Deklarasikan Boso Walikan
Sabtu 07-11-2026,19:24 WIB