Mojokerto, memorandum.co.id - Antisipasi pengerahan massa menolak Omnibus Law Cipta Kerja ke Kantor Gubernur Jatim, Polres Mojokerto menyekat di sejumlah titik perbatasan, Selasa (20/10/2020). Kegiatan yang digelar mulai pukil 07.00 dipimpin Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander. Sejumlah titik yang menjadi pusat pemantauan pergerakan massa yakni di Jalan Raya Jasem, Kecamatan Ngoro, dan Jalan Raya Ngrame, Kecamatan Pungging. Petugas yang berjaga di dua tiitik ruas jalan menuju Surabaya tersebut tidak hanya memantau pergerakan massa saja, namun juga melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan roda empat baik minibus maupun mobil boks. Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, pihaknya mengimbau agar tidak ada pengerahan massa ke kantor Gubernur Jatim. "Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat," terang Kapolres. Hasil dalam penyekatan, bahwa di wilayah hukum Polres Mojokerto tidak diketemukan adanya indikasi pengerahan massa yang mengarah Kantor Gubernur Jatim. Meski demikian, sejumlah kendaraan yang melintas di jalur tersebut dilakukan pemeriksaan barang bawaannya. "Alhamdulillah selama pelaksanaan kegiatan penyekatan tersebut berjalan lancar serta situasi dalam keadaan kondusif," ucap Kapolres. (war/fer)
Polres Mojokerto Sekat Perbatasan Cegah Pengerahan Massa
Selasa 20-10-2020,20:16 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Minggu 18-10-2026,22:30 WIB
Dikukuhkan Pimpin PKB Jombang 2026–2031, Anas Burhani Bidik 16 Kursi DPRD
Minggu 18-10-2026,22:55 WIB
Stok BBM Dipastikan Mencukupi, Polres Blitar Kota Minta Warga Tak Khawatir
Minggu 18-10-2026,20:38 WIB
Penasihat Hukum Korban Perundungan Anak Penyandang Down Syndrome Desak Dinsos Percepat Assessment
Minggu 18-10-2026,20:44 WIB
Eks Kadivhubinter Polri Irjenpol Purnawirawan Napoleon Bonaparte Tutup Usia
Minggu 18-10-2026,22:15 WIB
MPPPI Melalui DPRD Desak Pemkab Malang Lakukan Pembatasan Gelaran Sound Horeg
Terkini
Senin 19-10-2026,19:46 WIB
Jambret Tas Pengendara Motor, Pasutri di Surabaya Rugikan Korban Rp14 Juta
Senin 19-10-2026,19:38 WIB
ODGJ Ngamuk Hancurkan SDN 2 Sewor Lamongan, Tanggung jawab Siapa?
Senin 19-10-2026,19:38 WIB
Pemprov Jatim Minta Pemerintah Pusat Evaluasi Rencana Penyaluran Gaji PNS via Koperasi Merah Putih
Senin 19-10-2026,19:31 WIB
DPRD Sorot PAD, Pak Yes Janji RAPBD Lamongan 2027 Pro-Rakyat
Senin 19-10-2026,19:24 WIB