Malang, memorandum.co.id - Menjaga stabilitas kamtibmas, berbagai elemen masyarakat Kabupaten Malang melakukan 'Deklarasi Antianarkisme Demi Kabupten Malang yang Aman dan damai' mewujudkan 'Jogo Kabupaten Malang, Jogo Jatim', di Gedung Sanika Satyawada Polres Malang. Bersamaan, dilakukan pembacaan naskah Deklarasi Penolakan Aksi Anarkisme di Kabupaten Malang yang Aman dan Damai dan dilanjutkan penandatanganan pernyataan Anti Aksi Anarkisme demi Kabupaten Malang yang Aman dan Damai. Hadir dalam kegiatan ini AKBP Hendri Umar SIK MH (Kapolres Malang), Iptu M Riza Rahman SIK (Kasatintelkam), Gus Fairuz (Ketua PCNU Kabupaten Malang), Husnul Hakim Syadad (Ketua GP Ansor), Rosi N Hendrawan (perwakilan PD Muhammadiyah), Ody (perwakilan Pemuda Muhammadiyah), Axel Kharisma (perwakilan MPC Pemuda Pancasila), M Iksan (Korcab Banser), A Malik (Ketua FKUB), Ahmad Nur Hadi (FKUB), Sutomo Adi (FKUB), Didik Setyawan (perwakilan KNPI), Mutmainah (Sekretaris FKPPI), Awang dan Didin (Perwakilan Aremania), M Murdiono (Ketua Koordinator Pengawas Cabang Dinas Pendidikan), Rachmat (perwakilan Dinas Pendidikan), Lukman H (Ketua Senkom Mitra Polri), M Fajar F (perwakilan SMK Turen), Jalal (perwakilan SMKN 1 Singosari), Bambang Purwoko (perwakilan SMKN 2 Singosari), Supriono (perwakilan SMKN 1 Bululawang). Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengapresiasi sinergi ormas dan tokoh masyarakat di Kabupaten Malang sehingga selama tujuh bulan ini terwujud situasi aman dan kondusif. Disampaikan, menyampaikan pendapat merupakan hak hak asasi manusia tetapi tindakan yang dilakukan harus sesuai UU tidak berbuat anarkis. "Tugas kita saat ini adalah menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Malang, salah satunya dengan deklarasi ini," katanya. Wujudkan Kabupaten Malang yang kondusif, perlu kerja sama semua elemena masyarakat. "Kami sangat mengharapkan yang hadir disini mensosialisasikan anti anarkis pada seluruh elemen masyarakat. Karena apabila ada aksi anarkis maka banyak kerugian yang terjadi dan meresahkan masyarakat," katanya. Sementara itu, Ketua Koordinator Pengawas Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Malang M Murdiono menyampaikan akan berupaya sosialisasi pada siswa SMK dan SMA agar tidak mengikuti kegiatan anarkis. "Teknisnya kami mengantisipasi dengan membuat jam belajar dan sosialisasi pada siang agar tidak mengikuti unras (unjuk rasa, red) karena unras sering dilakukan siang hari," ujarnya. (*/ari/fer)
Elemen Masyarakat Kabupaten Malang Deklarasi Antianarkisme
Minggu 18-10-2020,17:39 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 14-01-2026,21:05 WIB
Pemkab Gresik Jamin Hak Anak Migran Melalui Pemberian Dokumen Kependudukan
Rabu 14-01-2026,17:54 WIB
Satgas Anti Premanisme dan Mafia Tanah Surabaya Kantongi Delapan Kasus Pungli
Rabu 14-01-2026,11:09 WIB
Gandeng RAS Law Firm, Polsek Genteng Tebar Kebaikan Lewat Aksi Sosial di Momen Isra Mikraj
Rabu 14-01-2026,16:21 WIB
Proyek Saluran Rp 139 Juta Mangkrak, Warga Datangi Balai Desa Jasem Mojokerto
Rabu 14-01-2026,15:36 WIB
Percepat Proyek Flyover Taman Pelangi, Pemkot Surabaya Bongkar Sisa Bangunan Warga
Terkini
Kamis 15-01-2026,07:23 WIB
Gol Telat Sadio Mané Hentikan Mesir, Senegal Melaju ke Final Piala Afrika
Kamis 15-01-2026,07:12 WIB
Chelsea Tumbang di Stamford Bridge, Arsenal Menang Tipis 3-2 pada Leg Pertama Semifinal Piala Carabao
Kamis 15-01-2026,07:01 WIB
Jaga Kondusifitas, Polsek Lakarsantri Gelar Patroli Presisi di Kawasan Citraland
Kamis 15-01-2026,06:01 WIB
Saat 'Fun Run' Jadi Gaya Hidup Paling Hits Saat Ini
Rabu 14-01-2026,21:05 WIB