Sidoarjo, Memorandum.co.id - Warga Sidoarjo diharapkan lebih berhati-hati saat transaksi jual beli mobil atau transaksi lain ketika pembayaran via transfer bank. Seperti yang dialami M. Subechan (30), warga Banyu Urip Surabaya. Ketika transaksi jual beli sudah deal, korban disuruh transfer ke rekening saudara dari pemilik mobil. Setelah ditransfer ternyata rekening itu tak diakui oleh pemilik mobil. Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo, Ipda Tri Novi membenarkan telah menerima laporan penipuan dan penggelapan dengan korban M. Subechan (30), warga Banyu Urip Surabaya dengan kerugian korban sebesar Rp 89 juta. "Iya kami sudah menerima laporan korban kemarin dan sekarang dalam proses penyelidikan oleh Satreskrim Polresta Sidoarjo," katanya, Jumat (2/10/2020). Awal kejadian penipuan itu ketika korban bermaksud membeli mobil Ertiga. Sebelumnya, korban ditawari mobil oleh saksi yang bernama Ayu Cindy Febrianti. Mobil yang ditawarkan oleh saksi Ayu Cindy adalah mobil Suzuki Ertiga tahun 2013 dengan harga penawaran Rp 98 juta. Selanjutnya korban bersama saksi mendatangi rumah pemilik mobil yakni Yayan Hamdala di Desa Karangpuri RT 01/RW 02 Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo untuk mengecek kondisi mobil yang akan dijual berikut surat-suratnya. Setelah dilakukan pengecekan beberapa saat, korban M. Subechan berminat untuk membeli mobil Suzuki Ertiga tersebut. Korban saat itu juga langsung mentransfer uang sebesar Rp 89 juta melalui M-Banking ke Nomor Rekening BCA yang diberikan oleh saksi Ayu Cindy Febrianti dan rekening tersebut atas nama Ahmad Suparman. Beberapa saat kemudian, ketika korban hendak membawa mobil yang telah dibeli tersebut ternyata tidak diperbolehkan oleh pemilik atau penjual yang bernama Yayan Hamdala tersebut. Karena pemilik/penjual mobil yang bernama Yayan Hamdala belum menerima uang pembelian mobil tersebut. Korban pun juga sempat menjelaskan jika sudah mentransfer ke rekening atas nama Ahmad Suparman. Padahal sebelumnya Yayan Hamdala menjelaskan kalau Ahmad Suparman adalah saudaranya. Namun setelah korban mentransfer ternyata Yayan Hamdala berkata lain yakni Ahmad Suparman itu bukan saudaranya. Dengan adanya kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp 89 juta. Untuk menindaklanjuti perkara tersebut korban melaporkan ke Polresta Sidoarjo untuk penyelidikan lebih lanjut.(ags/jok)
Polresta Sidoarjo Usut Penipuan Jual-beli Mobil
Jumat 02-10-2020,12:19 WIB
Reporter : Aziz Manna Memorandum
Editor : Aziz Manna Memorandum
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Kamis 04-06-2026,15:52 WIB
Kasus Persetubuhan Bergulir ke Polisi, Dua Pemuda Mojokerto Dilaporkan Korban
Kamis 04-06-2026,07:05 WIB
Diduga Jadi Korban Jambret, Wanita Berseragam Korpri Tergeletak Tak Sadarkan Diri di Jalan Kusuma Bangsa
Kamis 04-06-2026,11:27 WIB
Harian Disway Gelar Groundbreaking Gedung Baru, Targetkan Kemajuan dan Kolaborasi Jangka Panjang
Kamis 04-06-2026,06:05 WIB
Korsleting Listrik Dominasi Kebakaran, DPRD Surabaya Dorong Kanal Aduan Khusus dan Kolam Retensi Jadi Hidran
Kamis 04-06-2026,11:18 WIB
Mengenal Ana Rista, Diva Dangdut 'Body Pramugari' yang Sukses Taklukkan Panggung Jawa Timur
Terkini
Kamis 04-06-2026,22:07 WIB
Pemuda Manukan Surabaya Tewas Setelah Diduga Dikeroyok Adik Kelas
Kamis 04-06-2026,21:53 WIB
Tabrak Truk Tebu Parkir di Pantura Situbondo, Guru PNS Meninggal Dunia
Kamis 04-06-2026,20:42 WIB
Gegara LC Ketenangan Rumah Tangga Terusik (3): Bukan karena Menemukan Perempuan Lain
Kamis 04-06-2026,20:29 WIB
Perkuat Pertumbuhan Industri Kayu Nasional, Indowood Expo 2026 Dibuka di Surabaya
Kamis 04-06-2026,20:15 WIB