Bangkalan, memorandum.co.id - Tim satgas gabungan polisi, TNI, dan aparatur sipil negara (ASN) di Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, gencar merazia di semua lokasi keramaian publik. Seperti Kamis (24/9/2020) siang, Tim Satgas dipimpin Camat Socah Abdurrachman dan Kapolsek AKP Hartanta menyisir pasar tradisional. “Disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) di tengah padatnya keramaian publik, terutama di kompleks pasar tradisional Socah, patut kami awasi secara rutin,” kata Kapolsek Socah AKP Hartanta. Alasannya, jika kerumunan massa baik pedagang mapun pengunjung pasar tidak disiplin menerapkan prokes seperti diamanatkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dan Perbup Nomor 63 Tahun 2020, akan berpotensi menjadi klaster penyebaran dan penularan Covid-19. Terlebih dari 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan, Kecamatan Socah, bercokol di peringkat keempat dari lima besar episentrum penyebaran dan penularan Covid 19. Data terakhir hingga Rabu (23/9/2020) tercatat total warga positif terpapar Covid-19 mencapai 496 orang, 369 di antaranya dinyatakan sembuh. Dari jumlah total warga terpapar itu 182 orang di antaranya di Kecamatan Bangkalan, 68 orang di Kamal, 48 orang di Burneh, 31 orang di Socah, dan 25 orang di Kecamatan Kwanyar. ”Jadi Socah tergolong rentan untuk penyebaran Covid-19,” tegas Hartanta. Terlebih, lanjutnya, pada awal pekan kedua September, Kecamatan Socah sempat masuk zona merah, sedangkan 9 kecamatan lainnya zona oranye, dan 5 kecamatan sisanya ada di zona kuning. Jadi giat razia disiplin penerapan prokes dierbagai basis keramaian harus semakin gencar dilakukan. Itu sebabnya, Kamis siang Tim Satgas Gabungan Kecamatan Socah kembali merazia di kompleks pasar tradisional Socah. Maklum, dalam kesehariannya, utamanya mulai pukul 06.00-10.00, kompleks pasar kaprah menjadi basis keramaian paling padat. Ketika razia dilakukan, Camat Socah Abdurahman dan Kapolsek AKP Hartanta, melalui megaphone, secara bergantian tiada henti-hentinya menyerukan agar para pedagang dan pengunjung pasar semakin patuh dan displin menerapkan prokes. Penekanan agar rajin cuci tangan, jaga jarak ideal dalam kerumunan, serta seruan wajib pakai masker di dalam kompleks pasar terus santer digaungkan. Di sisi lain, anggota polsek, koramil, satpol PP dan para ASN, sibuk mengedukasi secara face to face dan bagi-bagi masker gratis bagi warga yang terdeteksi lupa tidak menggunakan masker. ”Targetnya, selain untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, juga agar kompleks pasar tidak menyadi klaster penularan virus berbahaya itu,” pungkas Kapolsek AKP Hartanta. (ras/fer)
Cegah Covid-19, Tim Satgas Gabungan Socah Razia Pasar Tradisional
Kamis 24-09-2020,19:23 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 31-03-2026,06:10 WIB
Perangi Peredaran Rokok Ilegal, DJBC Jatim I Andalkan Sinergi Informasi dan Edukasi Publik
Selasa 31-03-2026,13:34 WIB
Amankan Aset Fasum, 18 PSU Pengembang Diserahkan ke Pemkot Surabaya
Selasa 31-03-2026,09:22 WIB
Harga Plastik Masih Tinggi Usai Lebaran 2026, Ini Penyebabnya
Selasa 31-03-2026,06:49 WIB
Bank Jatim Tutup Tahun 2025 dengan Kinerja Solid dan Laba Meningkat
Selasa 31-03-2026,10:26 WIB
Petaka di Balik Kap Mesin: Niat Perbaiki Mobil, Rumah Warga Jember Ludes Dilalap Api
Terkini
Selasa 31-03-2026,22:44 WIB
Lansia Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Dermaga Petrokimia Gresik
Selasa 31-03-2026,22:22 WIB
Pertamina Bantah Isu Kenaikan BBM 1 April, Harga Dipastikan Masih Stabil
Selasa 31-03-2026,20:59 WIB
Prabowo Tiba di Korea Selatan, Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
Selasa 31-03-2026,20:55 WIB
Kemiskinan Gresik Turun Tipis, 74 Persen Warga Miskin Belum Terima Bansos
Selasa 31-03-2026,20:52 WIB