Malang, memorandum.co.id - Mendorong pembangunan pariwisata di Kabupaten Malang, Bupati Malang HM Sanusi MM meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang dalam waktu tiga tahun mendatang dapat mengelola potensi wisata sehingga dapat memberikan kontribusi PAD (pendapatan asli daerah). Selama ini, belum bisa berkontribusi pada PAD tetapi pengeluaran anggaran setiap tahun cukup besar. "Tiga tahun ke depan sudah harus sumbang PAD karena sektor pengungkit dalam waktu dekat sudah tersedia," terang Bupati Malang Sanusi, Minggu (20/9/2020). Selama ini, kegiatan yang dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata hanya mempromosikan potensi wisata di wilayah Kabupaten Malang yang menyedot begitu banyak anggaran. Padahal sebagian besar lokasi wisata yang dipromosikan tidak dalam pengelolaan Kabupaten Malang tetapi dikelola oleh Perhutani dan itu menjadi kendala terbesar. Diharapkan, pengelolaan tempat wisata tersebut dilakukan secara kerja sama sehingga saling mendapatkan nilai manfaat. Disamping itu, Pemkab Malang bisa membangun infrastruktur jalan masuk sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan perekonomian rakyat di sekitar lokasi wisata. "Selama ini pemkab tidak mendapatkan apapun dari lokasi wisata terutama yang ada di sepanjang JLS karena sebagian besar di bawah pengelolaan perhutani," kata Sanusi. Ke depan sudah ada peraturan daerah (perda) sebagai payung hukum penataan pembangunan bagi lokasi wisata. "Memang saat ini masih dalam rangka pembahasan oleh DPRD untuk menjadi perda," ujar Sanusi. Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang Made Arya Wedantara menyampaikan siap menjalankan instruksi Bupati Malang tersebut. "Dalam kurun waktu tiga tahun ke depan, sektor pengungkit untuk pemasukkan PAD sangat terbuka. Saya optimistis bisa sumbang PAD karena ke depan sudah ada dua hotel di wilayah Kepanjen," paparnya. Adanya dua hotel berbintang di Kepanjen dan bersamaan dilakukan penataan wilayah maka memberi peluang untuk investor berinvestasi. "Apalagi tahun depan akan ada jalan tol Malang-Kepanjen dapat dipastikan investor akan banyak masuk di wilayah Kepanjen," terangnya. (kid/fer)
Genjot PAD Sektor Wisata Kabupaten Malang
Minggu 20-09-2020,17:50 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Selasa 18-08-2026,19:05 WIB
Fraksi PDIP Jatim Dorong P-APBD 2026 Maksimal Beri Manfaat untuk Rakyat
Selasa 18-08-2026,20:55 WIB
Warga Tenggumung Tewas Usai Jalani Perawatan, Polisi Pastikan Bukan Residivis
Selasa 18-08-2026,21:05 WIB
Tekan Ketergantungan Gawai pada Anak, Pemkab Situbondo Gelar Festival Permainan Tradisional
Selasa 18-08-2026,19:25 WIB
Warga Ungkap Panti Asuhan Baitul Yatim Surabaya Selalu Sepi, Ramai Saat Ada Undangan
Selasa 18-08-2026,19:20 WIB
Kuasa Hukum Soroti Dugaan Penukaran Barang, J&T Cargo Serahkan Sengketa ke Pengadilan
Terkini
Rabu 19-08-2026,13:14 WIB
Polres bersama BPBD Ngawi Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang di Bringin
Rabu 19-08-2026,13:08 WIB
Klinik Pratama Polres Ngawi Gelar Bakti Kesehatan untuk Polwan dan Bhayangkari
Rabu 19-08-2026,13:01 WIB
Rayakan HUT Ke-81 RI, SPPG Pokaan Situbondo Gelar Lomba Unik Bersama Warga
Rabu 19-08-2026,12:59 WIB
Jelang Muktamar Ke-35 NU, Yenny Wahid: Siapapun yang Terpilih Nanti Wajib Lakukan Rekonsiliasi Total
Rabu 19-08-2026,12:56 WIB