Sakit Kronis dan Hidup Sebatang Kara, Eks Imam Mushola di Tambakasri Dievakuasi Tim JSC Dinsos Jatim
Tim JSC gerak cepat datang ke kediaman Lansia yang mengalami sakit kronis --
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Jatim Social Care (JSC) Tim Respon Kasus Dinas Sosial (Dinsos) Jatim melakukan outreach dan respons cepat terhadap kasus lansia terlantar di Tambakasri, Kelurahan Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya.
Selama ini, Hendro dikenal warga sebagai marbot sekaligus imam mushola setempat namun berdasarkan hasil pemeriksaan Puskesmas, ia telah mengalami sakit kronis sejak kurang lebih empat tahun terakhir. Kondisi kesehatannya kini menurun hingga tidak mampu beraktivitas secara mandiri.
BACA JUGA:JSC Dinsos Jatim Tangani Lansia Terlantar di Bawah Jalan Tol Tambakasri Surabaya

Mini Kidi Wipes.--
Saat ini Hendro tinggal di sebuah ruangan milik Kantor RT yang dipinjamkan atas inisiatif warga. Untuk kebutuhan dasar seperti makan, serta aktivitas sehari-hari termasuk buang air besar dan kecil.
Hendro sepenuhnya bergantung pada bantuan warga sekitar. Hendro juga tidak memiliki keluarga yang merawat, setelah istrinya meninggal dunia.
BACA JUGA:Terisolasi Dua Tahun di Kamar, Dinsos Jatim Evakuasi ODGJ Asal Bojonegoro
Warga berharap Hendro dapat memperoleh tempat tinggal dan perawatan yang lebih layak, bantuan pampers atau underpad, kursi roda multiguna, serta perawatan rutin dari pihak Puskesmas.
Merespon hal tersebut, Tim JSC Dinsos Jatim langsung melakukan asesmen awal di lokasi untuk memastikan kondisi dan kebutuhan penerima manfaat.
JSC Tim Respon Kasus, Nursoleh, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil asesmen dengan koordinasi lintas sektor.

Gempur Rokok Illegal--
“Tim JSC hadir untuk memastikan warga yang mengalami kondisi kerentanan seperti ini tidak terabaikan. Setelah asesmen awal, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Surabaya serta pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut, termasuk kemungkinan rujukan ke layanan yang lebih representatif dan dukungan kebutuhan dasar,” ujar Nursoleh.(yat)
Sumber:




