Surabaya, Memorandum.co.id -Napsiah (78), dipastikan tewas karena bunuh diri. Dari hasil pemeriksaan petugas Inafis Polrestabes Surabaya, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini diungkapkan Kapolsek Lakarsantri AKP Hendrix Kusuma Wardhana. Korban keyakinan putus asa karena hidup dan tinggal di rumahnya di Jalan Lakarsantri I-D/9A. "Korban murni meninggal karena bunuh diri. Hasil pemeriksaan petugas Inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata Hendrix, Senin (14/9). Selain itu, polisi juga meminta keterangan dari saksi-saksi tetangga korban, bahwa tidak ada keluhanan apapun sebelumnya. "Di lehernya memang ada bekas luka lilitan selang yang digunakan untuk gantung diri," jelas Suwono. Diperkirakan korban nekat melakukan gantung diri pada tengah malam. Karena malamnya sempat melihat televisi di bale depan rumahnya. Dan Senin (14/9) pukul 09.30, ditemukan keponakannya Ida, tewas gantung diri. Saat itu, wanita tersebut hendak mengantarkan makanan jatah lansia. (rio/gus)
Kapolsek Lakarsantri : Korban Murni Bunuh Diri
Senin 14-09-2020,16:23 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Senin 06-04-2026,19:30 WIB
Puluhan Warga Geruduk Kantor Kelurahan Josenan Madiun Tolak Pembangunan KKMP di Lapangan
Senin 06-04-2026,13:49 WIB
Ultimatum dari Balai Kota Madiun, Ancam Copot Lurah hingga Percepatan Kinerja OPD
Senin 06-04-2026,14:23 WIB
Berkas Perkara Lengkap, Kasus Persetubuhan Libatkan Anak Kiai Bangkalan Siap Disidangkan
Senin 06-04-2026,23:08 WIB
Bupati Jember Tinjau Banjir Mumbulsari, Koordinasi dengan Provinsi untuk Penanganan Cepat
Senin 06-04-2026,23:04 WIB
Gus Fawait Serap Aspirasi Warga Lewat Program Bunga Desaku di Mumbulsari
Terkini
Selasa 07-04-2026,11:46 WIB
Polsek Tanggulangin Optimalkan Pengelolaan Lahan Jagung Dukung Ketahanan Pangan
Selasa 07-04-2026,11:42 WIB
Manajemen PT GWS Sebut Ledakan Berasal dari Material Besi Tua Kiriman Supplier
Selasa 07-04-2026,11:36 WIB
Ledakan di PT GWS Sidoarjo, Satu Tewas dan Dua Pekerja Luka Berat
Selasa 07-04-2026,11:31 WIB
Lawan Normalisasi Pelecehan, Akademisi Untag Surabaya Desak Penegakan UU TPKS dalam Kasus Catcalling
Selasa 07-04-2026,11:25 WIB