Dipicu Cemburu, Perempuan di Menganti Gresik Tusuk Leher Kekasih Dua Kali hingga Tewas

Minggu 04-10-2026,17:56 WIB
Reporter : Achmad Willy Alva Reza
Editor : Endradi

GRESIK, MEMORANDUM.CO.ID – Polisi mengungkap korban pembunuhan di toko bangunan Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Gresik, mengalami dua luka tusuk di leher serta luka pada tangan dan punggung.

Korban berinisial MF (23) diduga dihabisikekasihnya sendiri, IR (22), menggunakan pisau dapur. Perempuan asal Sememi Jaya, Kecamatan Benowo, Surabaya, itu diduga melakukan aksi tersebut karena cemburu.

BACA JUGA:Motif Perempuan Bunuh Tunangan di Gresik Diduga Cemburu, Polisi Amankan 2 Bilah Pisau

“Korban mengalami luka dua tusukan di bagian leher. Selain itu juga di tangan sebelah kiri ada luka juga, di punggung juga ada,” terang Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman, Minggu 4 Oktober 2026.


Mini kidi--

Menurut pengakuan IR, dirinya tega menghabisi kekasihnya karena kesal mengetahui korban berselingkuh. Aksi tersebut dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB, Sabtu 3 Oktober 2026.

Usai melakukan penusukan, IR melapor sendiri kepada kepolisian melalui nomor darurat 110. Saat petugas Polsek Menganti mendatangi lokasi, keduanya ditemukan dalam kondisi berlumuran darah.

“Pelaku mengakui perbuatannya melalui telepon 110. Setelah itu kami cek lokasi penelepon dan benar terjadi, berlokasi di Desa Randupadangan perbatasan dengan Kecamatan Benowo, Surabaya,” kata Arif.

BACA JUGA:Kasus Suami Bunuh Bidan di Besuki: Selain Cemburu, Pelaku Diduga Kuat Konsumsi Sabu

Korban merupakan pemilik toko bangunan Al-Inayah 3 yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menduga pembunuhan tersebut telah direncanakan. IR diketahui telah berada di toko bangunan tersebut sejak Jumat 2 Oktober 2026 siang.

Berdasarkan keterangan IR, penusukan pertama dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB dengan sasaran leher MF. Korban kemudian disebut melakukan perlawanan hingga terjadi pergumulan.

“Pas jam 2 pagi baru saya tusuk dia di lehernya. Setelah itu dia langsung mendorong saya ke lantai. Badannya berada di atas saya sambil memukuli saya. Darah dari lehernya mengucur ke wajah saya,” ungkap IR.

BACA JUGA:Motif Cemburu, Suami Pembunuh Bidan RSUD Besuki Resmi Jadi Tersangka, Dipukul Batu di Pantura Situbondo

IR mengaku kemudian mencari kembali pisau yang sebelumnya digunakan untuk menusuk korban. Dalam kondisi wajah terkena darah, ia meraba-raba hingga menemukan pisau tersebut, kemudian mengayunkannya ke arah korban.

“Pas dia melawan itu, saya mencoba mencari pisau. Karena kan wajah saya banyak darah jadi saya cari dengan meraba-raba. Pas ketemu, saya sabetkan agar tidak mendekat. Kena tangan dan punggungnya,” urainya.

Kategori :