Indonesia Bebas Visa Diplomatik dan Dinas dengan Lebanon, Saint Vincent, dan Dominika

Kamis 24-09-2026,23:14 WIB
Reporter : Ahmad Syaiku
Editor : Endradi

Kepada Menteri Luar Negeri, Perdagangan Luar Negeri, Investasi Asing, dan Urusan Diaspora Saint Vincent dan Grenadines Dwight Fitzgerald Bramble, Indonesia berharap dapat mempererat komunikasi dan kerja sama dengan negara kepulauan Karibia tersebut.

Selanjutnya, Sugiono dan Menteri Luar Negeri Republik Dominika Víctor Orlando Bisonó Haza menyatakan perjanjian PBVDD antara kedua negara turut mendorong mobilitas dan membangun kepercayaan.

"Kedua Menlu juga mendorong peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi, termasuk melalui Indonesia-Latin America and the Caribbean (INA-LAC) Business Forum," lanjut keterangan resmi Kemlu.

Forum yang diinisiasi Kemlu sejak 2019 tersebut menjadi ajang ekonomi tahunan untuk memperkuat kerja sama perdagangan, investasi dan pariwisata antara Indonesia dengan negara-negara kawasan Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar).

Forum tersebut juga menjadi wadah bagi Indonesia untuk memperluas tujuan ekspor komoditas ke negara-negara mitra nontradisional.


Gempur Rokok Illegal--

Melalui penandatanganan perjanjian dan pertemuan bilateral dengan ketiga negara, Sugiono turut bertukar pandangan terkait isu geopolitik global.

Indonesia juga menggalang dukungan bagi pencalonan sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB untuk kelima kalinya pada periode 2029–2030.

"Penandatanganan ketiga PBVDD tersebut mencerminkan komitmen Indonesia untuk terus memperluas dan memperkuat hubungan dengan negara-negara sahabat serta menerjemahkan hubungan bilateral menjadi kerja sama yang semakin konkret dan saling menguntungkan," demikian keterangan Kemlu.

Kategori :