Pabrik Mi Mojokerto Terbakar, Api Lahap Ruang Produksi

Selasa 18-08-2026,15:40 WIB
Reporter : Muhammad Anwar
Editor : Mochamad Syaifudin

MOJOKERTO, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kebakaran melanda ruang produksi pabrik mi CV Mulia Agung Sentosa di Dusun Glatik, Desa Watesnegoro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Selasa pagi, 18 Agustus 2026.

Kobaran api dengan cepat membesar dan melahap ruang produksi utama hingga seluruh aktivitas operasional perusahaan mendadak terhenti.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 05.00 WIB saat seorang petugas keamanan melakukan pemeriksaan dan menyiapkan area produksi sebelum aktivitas kerja dimulai.

Titik api pertama kali terlihat dari sekitar mesin ketel (boiler) atau blower di dalam ruangan. Di sekitar mesin terdapat material kayu yang digunakan sebagai bahan bakar.

Api diduga menyambar tumpukan kayu tersebut hingga dalam waktu singkat membesar dan merambat ke area produksi. Kebakaran terjadi menjelang pergantian regu kerja sehingga sebagian besar buruh yang baru tiba belum sempat memulai aktivitas maupun mengoperasikan mesin.

BACA JUGA:Ledakan di Dapur SPPG Medali Mojokerto, Lima Orang Terluka Dilarikan ke Rumah Sakit


Mini kidi--

Petugas keamanan langsung menghentikan karyawan yang berdatangan di gerbang pabrik dan meminta mereka menjauh dari lokasi untuk menghindari risiko keselamatan.

“Belum. Baru datang, ada yang borongan, ada yang masuk pagi jam 6. Tapi belum kerja, masih di sini disuruh pulang. Disuruh mundur karena apinya sudah besar, enggak boleh masuk. Kami pastinya belum tahu, tapi api datangnya dari ketel,” ujar salah satu karyawan, Rahayu, di lokasi kejadian.

Besarnya kobaran api membuat penanganan melibatkan armada pemadam lintas wilayah. Sebanyak enam unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, dan Kabupaten Sidoarjo.

Selain itu, satu unit water cannon milik Pusdik Brimob Watukosek turut diterjunkan untuk membantu mempercepat proses pemadaman.

BACA JUGA:Sopir Brio Ngantuk Tabrak Truk Gas Alam di Tol Surabaya-Mojokerto, Picu Kebakaran dan Satu Orang Tewas


Gempur Rokok Illegal--

Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi membenarkan pengerahan armada gabungan tersebut. “Untuk saat ini sudah ada enam pemadam kebakaran dari Sidoarjo, Kota Mojokerto, BPBD Mojokerto dan ada satu water cannon dari Pusdik Brimob Watukosek,” jelas Heru.

Menurut Heru, titik awal kebakaran diduga berada di area ketel yang terdapat material kayu. Api kemudian merambat hingga membakar fasilitas produksi.

Kebakaran tersebut terjadi saat pabrik baru kembali menjalankan aktivitas setelah libur selama dua hari. Namun, seluruh karyawan yang berada di sekitar lokasi langsung dievakuasi demi keselamatan.

“Ini tadi ada aktivitas, sebenarnya mulai aktivitas pabrik mulai masuk. Namun karena ada kejadian ini terpaksa juga karyawan sementara dievakuasi. Yang pasti di ruang produksi. Tidak secara keseluruhan, namun yang pasti di ruang produksi,” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan proses pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali.

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Total kerugian materiil akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan. (war)

Kategori :