RAPBN 2027 Targetkan Kemiskinan Turun hingga 6,5 Persen

Jumat 14-08-2026,19:24 WIB
Reporter : Ahmad Syaiku
Editor : Mochamad Syaifudin

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah menargetkan angka kemiskinan pada 2027 turun menjadi 6,0-6,5 persen melalui RAPBN 2027 untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Jumat 14 Agustus 2026.

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan target tersebut dalam Pidato Kenegaraan Sesi 2 dan Penyampaian Pengantar RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta.

“Dengan pertumbuhan yang lebih kuat dan APBN yang efektif, kemiskinan di tahun 2027 ditargetkan turun ke rentang 6,0 sampai 6,5 persen dari target APBN 2026, 6,5 sampai 7,5 persen,” ujar Prabowo.

Penurunan kemiskinan menjadi salah satu dari delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN) yang menjadi fokus RAPBN 2027.

Delapan prioritas tersebut mencakup kedaulatan pangan, kemandirian energi dan air, pendidikan, kesehatan, hilirisasi dan industrialisasi, infrastruktur, perumahan, ketahanan bencana, penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa, serta penurunan kemiskinan.

BACA JUGA:Pemerintah Siap Ganti 13 GW Pembangkit Diesel dengan 30 GW PLTS Tahun Ini


Mini kidi--

Target penurunan kemiskinan tersebut berjalan beriringan dengan sasaran perbaikan sejumlah indikator kesejahteraan masyarakat. Pemerintah menargetkan tingkat pengangguran terbuka pada 2027 turun ke rentang 4,30-4,87 persen dari target 2026 sebesar 4,44-4,96 persen.

Selain itu, Rasio Gini ditargetkan membaik menjadi 0,362-0,367 dari target tahun ini sebesar 0,377-0,380. Sementara itu, Indeks Modal Manusia ditargetkan meningkat menjadi 0,575.

Presiden menegaskan berbagai target tersebut akan didukung melalui reformasi fiskal yang holistik dan konsisten. Pemerintah akan mendorong optimalisasi pendapatan negara, meminimalkan kebocoran penerimaan, serta melanjutkan efisiensi belanja.

“Angka-angka tersebut akan kita jaga dengan reformasi fiskal yang holistik dan konsisten. Pendapatan negara kita dorong lebih optimal. Kebocoran penerimaan harus diminimalisasi, efisiensi belanja terus dilanjutkan,” tegasnya.

BACA JUGA:Prabowo: Negara Harus Hadir untuk Rakyat di Daerah Terpencil


Gempur Rokok Illegal--

Di sisi perlindungan sosial, pemerintah juga mendorong agar bantuan semakin tepat sasaran sehingga anggaran yang dialokasikan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.

“Perlindungan sosial didorong semakin tepat sasaran, serta pembiayaan yang inovatif dan berkelanjutan terus dikembangkan,” tambah Prabowo.

Target penurunan kemiskinan tersebut menjadi bagian dari desain RAPBN 2027 yang diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 
 
 
Kategori :