Said Abdullah Ajak Anak Muda Bahas Masa Depan Indonesia Lewat RedTalk di Malang

Jumat 24-07-2026,21:19 WIB
Reporter : Rakhmat Hidayat
Editor : Endradi

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengajak generasi muda menyampaikan pandangan mengenai masa depan Indonesia secara terbuka dan kritis melalui forum RedTalk, Jumat 24 Juli 2026.

Menurut Said, forum tersebut menjadi ruang dialog yang dibangun untuk mendengar aspirasi dan gagasan generasi muda.

"Forum tersebut menjadi wadah bagi anak muda untuk menyampaikan pandangan mengenai masa depan Indonesia secara terbuka dan kritis," sebut Said.

BACA JUGA:Said Abdullah Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan untuk Guru Ngaji di Sumenep

Anggota DPR RI itu mengatakan karakter generasi muda saat ini sangat berbeda dengan generasi sebelumnya. Generasi Y, Z, hingga generasi awal Alpha tumbuh dalam dua ruang sekaligus, yakni dunia nyata dan dunia digital sehingga memiliki akses informasi yang jauh lebih luas.

"Anak muda masa kini hidup dalam dua dunia, dunia nyata dan dunia digital. Mereka bisa mengakses berbagai informasi dari seluruh dunia, menyaksikan berbagai peristiwa, dan membandingkan kondisi Indonesia dengan negara lain. Karena itu, mereka menjadi generasi yang lebih kritis," ujar Said.

Menurutnya, kondisi tersebut menuntut pola komunikasi yang lebih dialogis. Atas dasar itu, DPD PDI Perjuangan Jawa Timur selama dua tahun terakhir menghadirkan forum RedTalk sebagai ruang diskusi bersama kalangan muda.

"RedTalk kami kemas sebagai cara kami mendengar suara anak muda. Bagi kami, suara anak muda adalah suara idealisme karena mereka belum terikat dengan berbagai kepentingan," katanya.

RedTalk 2026 akan digelar pada Sabtu, 25 Juli 2026, di Malang Creative Center dengan mengangkat tema Indonesia Punya Kita. Forum tersebut akan membahas pandangan generasi muda mengenai masa depan Indonesia, tantangan bangsa, serta kritik terhadap berbagai persoalan sosial, politik, dan ekonomi.

Sebagai narasumber, RedTalk menghadirkan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Dr. Selvi Asna Prestianawati, Dosen FISIP Universitas Airlangga Dr. Suko Widodo, komika Abdel Achrian, serta komika Dewangga.

Selain itu, diskusi juga menghadirkan Kafitan Aidil Fitra Sukirman dari BEM Universitas Brawijaya, Aryo Bimo Soebagio selaku Wakil Koordinator BEM se-Malang Raya, Mochamad Ali Firdaus dari GMNI Kota Malang, serta Ketua Cabang PMII Kota Malang Benny Miftahul Arifin.


Gempur Rokok Illegal--

Said mengajak seluruh anak muda di Malang Raya untuk hadir dan menyampaikan gagasan mengenai berbagai isu strategis, mulai dari pendidikan, kebebasan akademik, masa depan perekonomian, ruang kreatif, hingga persoalan yang menjadi kegelisahan generasi muda.

"Kami mengajak anak-anak muda berdiskusi bersama, mencintai Indonesia melalui gagasan dan kritik yang membangun. Indonesia adalah milik kita bersama, bukan hanya milik segelintir elite politik maupun elite ekonomi," tegasnya.

Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir langsung di Malang, RedTalk akan disiarkan secara langsung melalui platform detik.com. Melalui siaran tersebut, peserta dari berbagai daerah tetap dapat mengikuti jalannya diskusi sekaligus menyampaikan aspirasi, pertanyaan, maupun tanggapan secara daring. (day)

Kategori :