JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Jember menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Australia di Surabaya, Glen Askew, untuk melihat langsung program pembinaan warga binaan yang mengedepankan pendekatan humanis, Kamis 23 Juli 2026.
Kedatangan Glen Askew disambut Kepala Lapas Jember Wahyu Susetyo bersama jajaran pejabat struktural. Kunjungan tersebut menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi program pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter, peningkatan produktivitas, dan penyiapan reintegrasi sosial bagi warga binaan.
Dalam kunjungannya, Glen meninjau sejumlah fasilitas, mulai dari blok hunian, klinik kesehatan, area kegiatan kerja, hingga galeri hasil karya warga binaan.
BACA JUGA:Tak Ada Celah untuk Pelanggaran, Kalapas Jember Pimpin Langsung Razia Kilat Kamar Warga Binaan
BACA JUGA:Lewat Konten Kreatif, Lapas Jember Optimalkan Medsos untuk Dekat dan Transparan ke Masyarakat
Selain itu, ia juga berdialog langsung dengan sejumlah warga binaan yang sedang mengikuti pelatihan keterampilan dan program pembinaan kemandirian.
"Saya sangat terkesan melihat berbagai program pembinaan di Lapas Jember. Hasil karya warga binaan menunjukkan adanya proses pembelajaran yang nyata. Ini merupakan langkah yang sangat positif untuk membekali mereka kembali ke tengah masyarakat," ungkap Glen Askew.
Menanggapi apresiasi tersebut, Kepala Lapas Jember Wahyu Susetyo menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Konsul Jenderal Australia terhadap sistem pembinaan di Lapas Jember.
"Kami menyambut baik perhatian dari Konsul Jenderal Australia. Lapas Jember berkomitmen menghadirkan pembinaan yang tidak hanya menjaga aspek keamanan, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan, mulai dari pembentukan karakter hingga peningkatan kompetensi mandiri. Harapan kami, saat bebas nanti mereka benar-benar siap menjadi pribadi yang lebih baik, mandiri, dan diterima hangat oleh masyarakat," tutur Wahyu.
Gempur Rokok Illegal--
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan pemasyarakatan.
Melalui kunjungan ini, Lapas Jember menegaskan komitmennya menjalankan sistem pemasyarakatan yang menjunjung tinggi hak asasi manusia, mengedepankan pendekatan humanis, serta memberdayakan warga binaan sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial. (edy)