"Pelayanan Posga sekarang sudah terintegrasi sepanjang siklus hidup, mulai dari ibu hamil hingga lansia," tambah anggota Komisi D seraya mengapresiasi dedikasi Kader Surabaya Hebat (KSH) yang menjadi motor penggerak di kampung-kampung.
Di sisi lain, pemenuhan target pelayanan masih menghadapi tantangan realitas urban. Ketua Posga RW 3 Wiyung, Firdaus Nur Fadillah, mengungkapkan bahwa dari sasaran sekitar 1.600 warga di wilayahnya, tingkat kehadiran masih terbentur kesibukan aktivitas sehari-hari warga.
"Kami berusaha menghadirkan pelayanan sedekat mungkin dengan warga agar lebih mudah dijangkau. Harapannya semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan layanan Posga," tutur Firdaus.
Sementara itu Lurah Wiyung, Mardjuki, yang berharap kehadiran legislatif mampu membawa solusi konkret atas kendala-kendala taktis yang dihadapi warganya di lapangan. (alf)