Bupati Jember Siapkan Subsidi Bunga Pinjaman untuk UMKM

Senin 29-06-2026,10:57 WIB
Reporter : Edi Winarko
Editor : Muhammad Ridho

"Harapan kami, dengan memperkuat sektor informal yang jumlah pelakunya sangat besar di Kabupaten Jember, pertumbuhan ekonomi akan semakin baik dan pemerataan ekonomi juga dapat terwujud," ungkapnya.

BACA JUGA:Andi Hantam Kebijakan Tanpa Riset Menyesatkan, Bupati Jember Bertahan dengan Klaim Data

Selain memaparkan perkembangan sektor ekonomi, dia juga menuturkan persoalan kesehatan yang masih menjadi tantangan di kota tembakau tersebut. Tingginya angka kematian ibu, angka kematian bayi, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi menjadi perhatian serius pemerintah.

"Salah satu persoalan di Jember adalah tingginya angka kematian ibu, angka kematian bayi, serta masih rendahnya kesadaran masyarakat terhadap imunisasi," tuturnya.

BACA JUGA:Bupati Jember Genjot Program RTLH, 2026 Targetkan 1.000 Rumah Layak Huni

Ia mengaku masih menemukan anggapan di tengah masyarakat yang menyebut imunisasi haram. Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan edukasi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang keliru.

"Tadi saya juga meminta agar masyarakat tidak lagi mempercayai anggapan bahwa imunisasi itu haram," bebernya.

BACA JUGA:Bupati Jember Tinjau Banjir Mumbulsari, Koordinasi dengan Provinsi untuk Penanganan Cepat

Politikus partai Gerindra Tersebut menegaskan bahwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa yang menyatakan imunisasi halal sehingga masyarakat tidak perlu lagi ragu. Dengan meningkatnya cakupan imunisasi, pemerintah berharap angka kematian ibu dan bayi di daerahnya dapat terus ditekan.

"Kami sampaikan bahwa MUI telah menetapkan melalui fatwa bahwa imunisasi itu halal. Karena itu, tidak perlu ada keraguan lagi agar cakupan imunisasi di Jember semakin meningkat," pungkasnya.(Fbr)

Kategori :