Surabaya, Memoramdum.co.id - Komisi D DPRD Kota Surabaya meminta kepada Pemkot Surabaya untuk segera memberikan solusi terbaik kepada para penggiat seni yang tergabung di dalam Paguyuban Seniman Seniwati (PASI), agar bisa segera beraktifitas kembali. "Jangan sampai sudah ada bencana Covid-19, terus masyarakat terkena kelaparan," kata anggota Komisi D Badru Tamam, Senin (10/8/2020). Kemudian, lanjut Badru Tamam, Komisi D juga sudah beberapa kali melakukan koordinasi dengan pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya terkait solusi bagi para penggiat kesenian. Selain itu juga mengkaji, bagaimana penerapan mekanisme protokol kesehatan di dalam pagelaran kesenian. "Kita berada di dua sisi, artinya satu sisi kita berbicara agar penyakit ini tidak menimbulkan klaster baru, di satu sisi kita mengharapkan adanya perbaikan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kesulitan dan meringankan bebannya," lanjutnya. Ia juga memastikan, jika pihaknya akan segera mempertemukan antara penggiat seni tradisional, dalam hal ini PASI dengan Disbudpar Kota Surabaya. "Bagaimana caranya DPRD bisa bertemu dengan pekerja seni dan diikuti oleh pemkot, supaya kita bisa menjembatani kebutuhan pekerja seni dan kebijakan dari pemerintah kota surabaya," terangnya. Sementara, Ketua PASI Kota Surabaya Kasuwanto menjelaskan, kedatangannya ke kantor DPRD Kota Surabaya ini hanya untuk menyampaikan aspirasi terkait solusi dari Pemkot Surabaya. "Makanya saya sampaikan seniman tradisi yang baru melakukan gerakan. Saya tidak mempersoalkan Perwali 28 direvisi menjadi perwali 33. Hanya saya menyampaikan bagaimana solusinya. Sudah lima bulan yang paling terdampak itu di seniman tradisi," jelasnya. Ia memastikan bahwa langkah yang pihaknya ambil hari ini, tidak ada hubungannya dengan unsur politis. "Di Komisi D ini hanya menyampaikan. Tidak ada tendensi apa-apa. Makanya saya sampaikan, jangan ada seniman masuk ranah politik," kata pria yang akrab disapa Cak Lupus ini. Selain itu, ia juga mengungkapkan, jika para seniman tradisional masih belum bisa melakukan aktifitasnya, sehingga hal ini yang menjadi latar belakang kedatangannya. "Semuanya sudah bisa beraktifitas dan seniman tradisi belum bisa sampai sekarang. Lah ini yang kami bawa dari aspirasi teman-teman. Alhamdulillah diterima dengan baik di Komisi D," tutupnya. (alf)
Minta Segera Ada Solusi, Pegiat Seni Surabaya Wadul ke Dewan
Senin 10-08-2020,18:20 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,11:48 WIB
Gerbong Mutasi Polda Jatim Bergulir, Sejumlah Pejabat Polrestabes Surabaya Bergeser Jabatan
Rabu 04-11-2026,17:57 WIB
Kodaeral V Gagalkan Pengiriman 36 Ton Konsentrat Emas dan 23 Kontainer Kayu Ilegal di Surabaya
Rabu 04-11-2026,16:26 WIB
Gegara Sakit Hati, Pria Jombang Sebar Video Intim dengan Mantan Kekasih di Dunia Maya
Rabu 04-11-2026,16:22 WIB
Progres Penyidikan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Kerap Cekcok soal Finansial
Rabu 04-11-2026,23:04 WIB
Kasus Pembunuhan Madiun, Saksi Ungkap Mesin Pencacah Tono Dibongkar dan Dijual
Terkini
Kamis 05-11-2026,11:32 WIB
Operasi Patuh Semeru 2026, Ditlantas Polda Jatim dan Polres Blitar Inspeksi Angkutan Umum
Kamis 05-11-2026,11:26 WIB
Bukan Cuma Terinspirasi Film, Psikolog Forensik Ubaya Sebut Pembunuhan Madiun Butuh Mens Rea Kuat
Kamis 05-11-2026,11:21 WIB
Gubernur Khofifah Lepas Pesepeda Ride for Palestine, Solidaritas Kemanusiaan dari Surabaya ke Jakarta
Kamis 05-11-2026,11:18 WIB
Gelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi, Kapolresta Tuban Tekankan Mitigasi Dini
Kamis 05-11-2026,11:11 WIB