new idulfitri

Memahami Makna Tri Hari Suci, Napak Tilas Perjalanan Iman, Pengorbanan, dan Kemenangan Umat Kristiani

Memahami Makna Tri Hari Suci, Napak Tilas Perjalanan Iman, Pengorbanan, dan Kemenangan Umat Kristiani

Ilustrasi Suasana Jumat Agung bersama Yesus Kristus. (Foto: freepik.com)--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Setiap tahunnya, Jumat Agung diperingati sebagai hari wafatnya Yesus Kristus. Sebagian besar sejarawan modern memperkirakan bahwa Yesus wafat antara tahun 30 atau 33 Masehi.

Dalam kalender liturgi Kristen, Jumat Agung dan Paskah menjadi dua momen terpenting untuk mengenang rangkaian peristiwa kesengsaraan, kematian, hingga kebangkitan Yesus Kristus. Rangkaian ini dikenal sebagai Tri Hari Suci (Triduum) yang dimulai dari Kamis Putih dan mencapai puncaknya pada Minggu Paskah.

BACA JUGA:Jamin Kekhusyukan Ibadah Paskah, Kapolsek Lakarsantri Pimpin Langsung Pengamanan Ketat di Gereja Bukit Kasih


Mini Kidi Wipes.--

Berikut ini penjelasan singkatnya:

1. Kamis Putih

Merupakan malam terakhir Yesus berkumpul bersama murid-murid-Nya sebelum ditangkap. Pada momen ini, Yesus mengadakan Perjamuan Terakhir. Ia membasuh kaki para murid sebagai tanda kerendahan hati dan menetapkan roti serta anggur sebagai lambang tubuh dan darah-Nya.

BACA JUGA:Wakapolres Kediri Kota Cek Pengamanan Gereja, Pastikan Paskah Aman dan Kondusif

2. Jumat Agung

Hari peringatan penyaliban dan wafatnya Yesus Kristus di Bukit Golgota. Bagi umat Kristen, hari ini disebut “agung” atau “baik” karena diyakini sebagai bentuk pengorbanan tertinggi Yesus untuk menebus dosa umat manusia.

Yesus ditangkap, diadili, disiksa, hingga memikul salib menuju Golgota, dan akhirnya wafat di kayu salib sekitar pukul 15.00.

3. Sabtu Suci

Pada hari ini, tubuh Yesus dibaringkan di dalam kubur yang dijaga ketat. Suasana penuh duka, seolah-olah dunia “berhenti sejenak.”


Gempur Rokok Ilegal -----

Sumber: