Bulog Tulungagung Percepat Bantuan Pangan dan Gelontorkan Beras SPHP

Senin 08-06-2026,15:01 WIB
Reporter : Firman Imansyah
Editor : Fatkhul Aziz

TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Perum Bulog Cabang Tulungagung terus mempercepat penyaluran bantuan pangan beras sekaligus menggencarkan distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah Tulungagung, Kabupaten / Kota Blitar, dan Trenggalek. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan serta menekan gejolak harga beras di masyarakat.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Tulungagung, Yonas Haryadi Kurniawan, mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna mengantisipasi kenaikan harga beras. Salah satunya melalui percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke pasar tradisional, kios pangan, ritel modern, hingga kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang bersinergi dengan pemerintah daerah.

BACA JUGA:DPR RI dan Bulog Ikuti Panen Raya, Surplus Beras di Tulungagung Sumbang Ketahanan Pangan Nasional


Mini Kidi Wipes.--

"Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola Bulog secara nasional mencapai sekitar 5,3 juta ton. Sementara di Cabang Tulungagung, stok yang kami kuasai mencapai 85 ribu ton. Jumlah tersebut sangat mencukupi untuk mendukung program bantuan pangan, SPHP, maupun program pemerintah lainnya," ujar Yonas, Senin 8 Juni 2026.

Ia menjelaskan, hingga 8 Juni 2026 realisasi penyaluran bantuan pangan beras di empat wilayah kerja Bulog Tulungagung telah mencapai hampir 55,72 persen. Sebanyak sekitar 260 ribu Penerima Bantuan Pangan (PBP) telah menerima bantuan dari total target sekitar 465 ribu PBP.

BACA JUGA:Bulog Tulungagung Gencarkan Serapan Gabah dan Jagung Selama Ramadan 2026

Khusus Kabupaten Tulungagung, bantuan pangan telah disalurkan kepada sekitar 85 ribu PBP dari target 150 ribu PBP. Bulog menargetkan seluruh bantuan dapat tersalurkan 100 persen sebelum akhir Juni 2026.

Menurut Yonas, percepatan penyaluran bantuan pangan tersebut diharapkan mampu memperkuat daya beli masyarakat, sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen.

Selain bantuan pangan, Bulog juga terus mengintensifkan distribusi beras SPHP melalui berbagai saluran resmi. Program ini dinilai menjadi salah satu instrumen penting pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga beras bagi masyarakat.

BACA JUGA:Jelang Ramadan, Bulog Gelontor Beras SPHP dan Minyakita di GPM Tulungagung

"Beras SPHP merupakan program strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau. Karena itu penyalurannya terus kami masifkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata," tambahnya.

Yonas menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras. Dengan stok yang tersedia saat ini, kebutuhan masyarakat maupun program pemerintah dipastikan dapat terpenuhi.


Gempur Rokok Illegal--

"Kami memastikan cadangan beras pemerintah yang dikelola Bulog dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan. Masyarakat tidak perlu khawatir karena stok beras sangat mencukupi," tegasnya.

Kategori :