Mengenal Desa Les, Surga di Utara Bali yang Memberdayakan Perempuan

Kamis 04-06-2026,13:49 WIB
Reporter : Mg/Dia Vionita Herlina
Editor : Fatkhul Aziz

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Melalui ajang Edu School & Campus Expo Jawa Timur di Jatim Expo Surabaya (3–7 Juni 2026), tampak sebuah sudut menarik berisi informasi seputar Desa Les, Buleleng, Bali.

Desa di bawah naungan Kecamatan Tejakula ini sukses menembus 50 besar desa wisata terbaik tahun 2024 dalam ajang ADWI Kemenparekraf, sekaligus mengukuhkan diri sebagai pelopor Desa Wisata Ramah Perempuan pertama di Indonesia lewat pemberdayaan perempuan di sektor pariwisata dan UMKM desa.

BACA JUGA:Mahasiswa UPN Jatim Luncurkan Website Desa Wisata Kampunganyar, Langkah Nyata Wujudkan Desa Digital


Mini Kidi Wipes.--

​Desa di utara Pulau Dewata ini menyimpan potensi wisata alam dan edukasi yang sangat kaya. Wisatawan yang berkunjung dapat menikmati keindahan alam ikonik seperti Air Terjun Yeh Mampeh, mengikuti program konservasi lingkungan lewat adopsi terumbu karang (koral), hingga melihat langsung proses pembuatan garam organik tradisional yang diwariskan turun-temurun. 

Langkah maju Desa Les ini sejalan dengan komitmen Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) yang terus mendorong sinergi lintas kementerian untuk melibatkan perempuan dalam menggerakkan roda ekonomi lokal.

BACA JUGA: Antisipasi Kejahatan Jalanan, Polsek Lakarsantri Patroli Kota Presisi di Perumahan Wisata Bukit Mas

Ketut Agus Winaya, selaku direktur Bumdesa Girisegare menjelaskan bahwa di desa mereka, seluruh sektor pariwisata wajib melibatkan unsur perempuan. Bahkan dalam struktur organisasi desa, keterwakilan perempuan sangat banyak. Salah satu terobosan inklusif yang berhasil dicetak adalah lahirnya pemandu snorkeling (guide) perempuan pertama di Indonesia dari desa ini.

“Jadi kita punya guide snorkeling perempuan pertama,” ujar Ketut. 

Tidak hanya di sektor wisata bahari, keterlibatan perempuan juga sangat kuat dalam menyokong sektor UMKM, termasuk menjadi penggerak utama dalam produksi garam tradisional. 


Gempur Rokok Illegal--

Melalui perpaduan pesona alam pesisir dan semangat emansipasi ini, Desa Les membuktikan bahwa pariwisata berkelanjutan yang sukses harus bermula dari kesetaraan bagi seluruh masyarakatnya.

Kategori :