iklan bhayangkara2
Pildun Banner

Ketapang Menuju Era Baru, Kemenhub Tambah Dermaga dan Kapal Besar

Ketapang Menuju Era Baru, Kemenhub Tambah Dermaga dan Kapal Besar

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat berkunjung di Gedung Negara Grahadi membahas tentang pelabuhan Ketapang yang nantinya dermaga dan kapal lebih besar untuk urai kepadatan penyeberangan--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempercepat langkah pembenahan layanan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Sejumlah program strategis mulai disiapkan, mulai dari peningkatan kapasitas dermaga hingga pengoperasian kapal berukuran lebih besar untuk mengantisipasi lonjakan penumpang dan kendaraan menuju Bali.


Gempur Rokok Illegal--

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, Pelabuhan Ketapang menjadi salah satu fokus utama pembahasan dalam pertemuan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, jajaran Pemprov Jatim, PT ASDP, dan PT Pelindo.

"Bagaimana mengoptimalkan sekaligus mencari solusi terkait penyebaran arus penyeberangan dari Ketapang menjadi salah satu perhatian utama kami. Berbagai alternatif solusi sudah disiapkan dan didiskusikan agar persoalan yang selama ini terjadi dapat diselesaikan," ujar Dudy. 

BACA JUGA:Operasional Pelabuhan Tanjung Wangi Normal, Kemacetan Ketapang Bukan Akibat Aktivitas Pelabuhan

Menurutnya, pemerintah tengah menyiapkan peningkatan kapasitas dermaga yang ada, termasuk dermaga ponton dan dermaga utama, sehingga mampu melayani kapal yang lebih besar serta kendaraan dengan kapasitas angkut lebih tinggi.

Selain penguatan infrastruktur di Ketapang, Kementerian Perhubungan juga akan mengoptimalkan pelabuhan pendukung di kawasan sekitar, seperti Pelabuhan Tanjung Wangi dan Pelabuhan Jangkar. Langkah ini dilakukan untuk mendistribusikan arus kendaraan dan penumpang agar tidak seluruhnya terpusat di Ketapang.

BACA JUGA:Polresta Banyuwangi Gelar Pemeriksaan Keselamatan Terpadu di Pelabuhan Ketapang Jelang Nataru

Di Pelabuhan Tanjung Wangi, saat ini sudah beroperasi empat kapal penyeberangan dan kapasitasnya akan terus ditingkatkan menjelang periode Natal dan Tahun Baru. Sementara itu, Pelabuhan Jangkar juga akan diperkuat melalui penambahan armada yang dipindahkan dari wilayah lain.

"Khusus untuk Ketapang, kami berharap ada dukungan dari ASDP untuk mengganti kapal-kapal yang lebih kecil dengan kapal yang lebih besar sehingga daya angkut penumpang dan kendaraan bisa meningkat secara signifikan," katanya.

BACA JUGA:Kapolda Jatim Bersama Forkopimda Tinjau Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, Pastikan Nataru Aman dan Lancar

Tak hanya di sisi Jawa Timur, pemerintah juga menyiapkan penguatan fasilitas penyeberangan di Bali. Salah satu opsi yang disiapkan adalah pemanfaatan Pelabuhan Celukan Bawang di Bali Utara sebagai jalur alternatif untuk membantu mengurangi kepadatan di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Dudy menegaskan, seluruh pembangunan dan peningkatan fasilitas pendukung diharapkan dapat diuji coba sebelum periode Natal dan Tahun Baru. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat sekaligus evaluasi dari penyelenggaraan angkutan Lebaran sebelumnya.

"Kami ingin memastikan layanan penyeberangan di Ketapang semakin lancar, aman, dan nyaman. Apa yang terjadi pada arus Lebaran lalu menjadi pelajaran penting agar pelayanan ke depan bisa jauh lebih baik, terutama menjelang Lebaran 2027," pungkasnya. (Ain)

Sumber:

Berita Terkait