PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Warga Desa Pohgedang, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan digegerkan dengan penemuan sesosok perempuan. Sosok itu sudah lanjut usia dan dikabarkan sudah meregang nyawa di aliran sungai, Selasa 28 April 2026, sore.
Korban diketahui bernama Samina (62), warga Desa Mangguan. Ia diduga meninggal dunia akibat kondisi kesehatan yang menurun saat sedang beraktivitas.
Peristiwa nahas tersebut bermula saat korban berpamitan kepada keluarga untuk mencuci pakaian di sungai. Namun, hingga menjelang siang, korban tak kunjung kembali ke rumah.
BACA JUGA:Diduga Mengantuk, Avanza Tercebur ke Sungai di Jalan Cipta Menanggal Surabaya
Mini Kidi Wipes.--
Merasa ada yang tidak beres, pihak keluarga bersama warga sekitar melakukan pencarian ke lokasi yang biasa didatangi korban. Tubuh nenek Samina ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa, mengambang di aliran sungai.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Iptu Joko Suseno menyatakan,.berdasarkan keterangan saksi-saksi, sebelum berangkat ke sungai, korban sempat mengeluhkan kondisi fisiknya.
“Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat mengeluh merasa pusing dan kelelahan sebelum pergi mencuci. Diduga kuat, kondisi kesehatan korban menurun drastis saat berada di tepi sungai,” ujar Joko Suseno.
BACA JUGA:Sinergi Command Center 112 dan Rescue Wiyung Angkat Mobil Tercebur Sungai di Menanggal
Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Pihak kepolisian telah meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian. Di antaranya Hasin (40), seorang petani asal Desa Mangguan, dan Fatkurohman, warga setempat yang ikut mengevakuasi korban.
Petugas dari Polsek Pasrepan bersama tim medis dari Puskesmas Pasrepan segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan luar terhadap jenazah.
Hasil pemeriksaan medis menyatakan tidak ditemukan adanya bekas luka atau kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan fisik luar, murni tidak ada indikasi kekerasan. Kematian diduga karena faktor kesehatan,” imbuh Joko.
BACA JUGA:Pengemudi Mengantuk, Pikap Tercebur di Sungai Kedung Tarukan Surabaya