Mas Adi juga mengungkapkan, banyak kasus kriminalitas yang terjadi memiliki keterkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.
“Jika seseorang sudah terjerat narkoba, maka masa depannya bisa rusak,” imbuhnya.
BACA JUGA:Apel ASN Pasca Libur Idulfitri, Walikota Mas Adi Tekankan Peningkatan Pelayanan Prima
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kota Pasuruan berharap para pelajar dapat memahami bahaya narkoba serta mampu mengidentifikasi berbagai jenis barang yang mengandung zat terlarang tersebut.
Orang pertama di Pemkot Pasuruan ini menegaskan, sekolah memiliki peran penting sebagai pionir dalam menyebarluaskan informasi tentang bahaya narkoba. Para siswa diharapkan dapat menularkan pengetahuan yang diperoleh kepada teman sebaya, guru, orang tua, hingga masyarakat di lingkungan sekitar.
Selain itu, Mas Adi juga mengingatkan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang baik. “Boleh bergaul dengan siapa saja, tetapi harus bisa memilah mana yang baik dan mana yang buruk,” pesannya.
BACA JUGA:Pekan Panutan PBB-P2 2026, Mas Adi Ajak ASN Jadi Teladan Kepatuhan Bayar Pajak
Mas Adi juga menekankan bahwa penyalahgunaan narkotika memiliki konsekuensi hukum yang berat. Oleh karena itu, ia mengimbau para pelajar untuk tidak pernah mencoba apalagi mendekati narkoba.
“Fondasi utama adalah ibadah yang kuat. Dengan itu, kita bisa menjaga diri dari hal-hal yang merusak,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Pasuruan berkomitmen menjadikan daerahnya sebagai kota santri yang bersih dari narkoba serta ramah bagi generasi muda. (kd/mh)