Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
HJKS Banner
SFF 20266

Polresta Sidoarjo Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Internasional, Dua WNA Ditangkap

Polresta Sidoarjo Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Internasional, Dua WNA Ditangkap

Polresta Sidoarjo Ungkap Peredaran Narkotika Jaringan Internasional, Dua WNA Ditangkap--

SIDOARJO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Upaya penyelundupan narkotika jaringan internasional melalui Bandara Juanda berhasil digagalkan. Pada 4 Mei 2026, Satresnarkoba Polresta Sidoarjo bersama Bea Cukai Bandara Juanda berhasil menangkap M.H.H. dan M.R. dua Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia, setelah kedapatan membawa cairan etomidate yang tergolong narkotika golongan II dengan nilai jual mencapai Rp 45 miliar.

Ungkap kasus ini disampaikan Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing dalam konferensi pers, Rabu (3/6/2026). "Pengungkapan kasus peredaran narkotika jaringan internasional ini berawal dari penangkapan tersangka M.H.H. di Bandara Juanda. Hasil pengembangan kemudian mengarah pada penangkapan tersangka MR di Jakarta," ungkapnya.

BACA JUGA:Polresta Sidoarjo Kenalkan Tugas Polisi Melalui Program Polisi Sahabat Anak


Mini Kidi Wipes.--

Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium forensik, cairan dengan total volume 1.290 mili liter yang dikemas dalam tiga botol itu terbukti mengandung obat anestesi golongan II yang memiliki efek menghilangkan kesadaran.

Selain itu, petugas turut mengamankan satu koper warna hijau, dua paspor warga negara asing, dua telepon seluler, satu tas cokelat, dompet, serta sejumlah identitas milik tersangka.

“Dari tiga botol seberat 1.290 ml itu bisa menjadi 6.500 dosis dengan nilai jual Rp 45 miliar,” ungkap Kombes. Pol. Christian Tobing.

BACA JUGA:Sukseskan Asta Cita Presiden, Polresta Sidoarjo Aktif Turunkan Anggota Pantau Lahan Jagung


Gempur Rokok Illegal--

Menurutnya, pengungkapan kasus tersebut bukan hanya menghentikan peredaran narkoba lintas negara, tetapi juga mencegah dampak yang lebih luas bagi masyarakat. “Pengungkapan ini berhasil menyelamatkan 32 ribu jiwa dari bahaya narkoba,” tegasnya.

Hingga kini, penyidik masih memburu sosok berinisial R yang diduga menjadi pengendali jaringan dan diketahui berada di Thailand.

Selain pengungkapan sejumlah kasus menonjol tersebut. Pada Mei 2026, Satresnarkoba Polresta Sidoarjo berhasil mengungkap 33 kasus tindak pidana narkoba dan telah mengamankan 44 tersangka laki-laki.

BACA JUGA:Tetap Penuhi Hak Tahanan, Polresta Sidoarjo Fasilitasi Akad Nikah Seorang Tahanan

Sedangkan, barang bukti yang berhasil diamankan meliputi 1.223,29 gram sabu-sabu, 24,53 gram ganja, lima butir ekstasi, 34 unit telepon genggam, empat unit sepeda motor, dan satu unit mobil. 

Sumber:

Berita Terkait