SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Penyebab kematian mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim, Imam Muslimin atau Yai Mim, berdasarkan pemeriksaan tim dokter di Rumah Sakit dr. Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang mengarah pada kondisi asfiksia, yakni gangguan pernapasan akibat kekurangan oksigen.
Menanggapi hal itu, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Petra, dr. Venny Singgih, Sp.P., menjelaskan bahwa asfiksia merupakan kondisi serius ketika tubuh mengalami kekurangan oksigen disertai penumpukan karbon dioksida.
BACA JUGA:Kematian Yai Mim di Malang Akibat Asfiksia, Dokter Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan
Mini Kidi Wipes.--
Menurutnya, kondisi ini menyebabkan sel-sel tubuh tidak mampu bertahan hidup jika tidak segera ditangani.
"Asfiksia adalah kondisi kekurangan oksigen disertai penumpukan karbondioksida di dalam tubuh akibat gangguan pertukaran gas antara udara dan darah," kata dr. Venny, saat dikonfirmasi Memorandum.
Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Menurutnya, dugaan asfiksia memang bisa muncul dari pemeriksaan luar atau visum et repertum. Namun, metode tersebut belum cukup untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.
"Pemeriksaan visum luar mungkin dapat memberikan kecurigaan penyebab asfiksia, tetapi tidak dapat memberikan informasi lengkap dan memastikan penyebab kematian. Untuk itu tetap dibutuhkan autopsi," tegasnya.
BACA JUGA:Tersangka Meninggal, Kasus Yai Mim Dihentikan Polresta Malang Kota
Ia menambahkan, penyebab asfiksia sangat beragam dan tidak selalu berkaitan dengan satu faktor tunggal. Kondisi ini bisa dipicu oleh faktor mekanik seperti tersedak makanan atau minuman, tenggelam, hingga jeratan di area leher.
"Penyebab asfiksia bisa dari tersedak benda padat atau cair, tenggelam, jeratan di leher, hingga menghirup gas beracun yang mengganggu masuknya oksigen ke dalam darah," jelasnya.
Selain itu, kondisi medis seperti tumor atau abses yang menutup jalan napas, gangguan paru, hingga kelumpuhan otot pernapasan juga dapat menjadi pemicu.
BACA JUGA:Kronologi dan Penyebab Kematian Yai Mim, Polisi: Tunggu Hasil Visum
Lebih lanjut, dr. Venny menjelaskan bahwa gejala asfiksia umumnya ditandai dengan sesak napas berat, perubahan warna kebiruan pada bibir, lidah, dan kuku akibat rendahnya kadar oksigen dalam darah.