SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Penerapan teknik eco-driving atau mengemudi hemat bahan bakar menjadi solusi praktis untuk menekan pengeluaran bulanan rumah tangga di tengah kenaikan harga energi saat ini.
Gaya mengemudi ini terbukti mampu menghemat konsumsi BBM hingga 10 sampai 20 persen karena mengoptimalkan cara kerja mesin.
Memahami teknik eco-driving bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga bagian dari gaya hidup hemat dan ramah lingkungan.
BACA JUGA:TPS Laksanakan BCMS Drill Uji Kesiapan Operasional Hadapi Gangguan Sistem
BACA JUGA:Manfaat Masker Tomat untuk Perawatan Alami Menjaga Kesehatan Kulit Wajah
Kebiasaan mengemudi yang kurang tepat saat macet sering menjadi penyebab utama borosnya bahan bakar bagi pengendara.
Akselerasi yang halus membantu mesin bekerja lebih stabil dan mencegah konsumsi BBM berlebih pada kendaraan.
Pengendara disarankan menjaga kecepatan konstan pada kisaran 60 sampai 80 km per jam untuk menjaga efisiensi mesin.
Mini Kidi Wipes.--
Antisipasi lalu lintas dengan melepaskan pedal gas lebih awal saat melihat lampu merah dapat mengurangi kebutuhan pengereman mendadak.
Jika berhenti lebih dari satu menit, sebaiknya mesin dimatikan agar bahan bakar tidak terbuang percuma saat mobil diam.
Selain itu, pastikan tekanan ban sesuai standar karena ban yang kurang angin meningkatkan hambatan jalan sehingga mesin bekerja berat.
Bagi pengguna mobil matic, memindahkan tuas ke posisi N saat berhenti lama di lampu merah dapat mengurangi beban mesin.
Saat kondisi macet, cukup lepaskan pedal rem tanpa menginjak gas agar mobil bergerak perlahan secara otomatis dan lebih hemat.
Hindari kebiasaan menginjak gas dan rem secara bersamaan karena mempercepat keausan komponen kendaraan.
Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Gunakan fitur ECO mode jika tersedia untuk mengatur respons mesin agar bekerja lebih efisien secara otomatis.
Saat menghadapi tanjakan macet, gunakan gigi rendah seperti D1 atau L agar mesin stabil tanpa perpindahan gigi berlebihan.
Servis rutin untuk memastikan filter udara dan busi dalam kondisi baik sangat berpengaruh terhadap kesempurnaan pembakaran.
Masyarakat juga diimbau mengurangi beban kendaraan dengan tidak membawa barang yang tidak diperlukan untuk meringankan kerja mesin.