Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Terbantu Menurut Survei Indikator

Selasa 07-04-2026,22:15 WIB
Reporter : Achmad Syaiku
Editor : Aris Setyoadji

JAKARTA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sejumlah program pemerintah dinilai membantu pemudik selama pelaksanaan mudik 2026 berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis, Selasa 7 April 2026.

Indikator mencatat terdapat beberapa program pemerintah yang dinilai memiliki dampak langsung dalam memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi masyarakat selama periode mudik.


Mini Kidi Wipes.--

Dari hasil survei, program mudik gratis menempati posisi teratas dengan 86,9 persen responden menyatakan sangat terbantu dan cukup terbantu.

Sementara itu, program bantuan pangan berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter berada di posisi kedua dengan tingkat kepuasan 83,5 persen.

BACA JUGA:Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Puas Fasilitas dan Layanan Pemerintah Mudik 2026

“Yang dianggap membantu itu program mudik gratis. Meskipun menjadi program paling populer, bantuan pangan itu nomor dua, meskipun tidak terlalu beda, dianggap membantu,” jelas Hendro Prasetyo, selaku peneliti utama Indikator.

Survei ini dilakukan pada 29 Maret hingga 4 April 2026 melalui metode tatap muka.

Populasi survei adalah seluruh warga Indonesia yang memiliki hak pilih.

BACA JUGA:Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah 1.200 responden.

Tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen dengan margin of error sekitar 2,9 persen.

Selanjutnya, program diskon tarif angkutan umum mencatat tingkat kepuasan sebesar 82,6 persen.


Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--

Program jaminan pemerintah agar harga BBM tidak naik berada di urutan berikutnya dengan tingkat kepuasan 81,9 persen.

Daftar ini kemudian diikuti oleh program diskon tarif jalan tol sebesar 79,1 persen.

Peningkatan anggaran THR mencatat tingkat kepuasan 74,5 persen.

BACA JUGA:Uji B50 Sukses, Indonesia Makin Dekat dengan Swasembada Energi

Sementara itu, kebijakan bekerja dari mana saja bagi aparatur sipil negara mencatat tingkat kepuasan 63,4 persen.

Hendro mengatakan tingkat kepuasan terhadap program-program tersebut juga dipengaruhi oleh tingkat kepopuleran serta cakupan penerima manfaatnya.

“Ternyata orang yang tahu tentang program-program itu cenderung lebih memiliki sikap positif dibandingkan masyarakat secara umum,” jelas Hendro.

BACA JUGA:Produksi Ikan Nasional Diproyeksikan Capai 10,57 Juta Ton hingga Akhir 2026

Sebagai contoh, program mudik gratis menempati posisi pertama karena cakupannya luas dan dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.

Sementara itu, kebijakan tarif tol hanya berdampak pada pengguna kendaraan pribadi.

BACA JUGA:Cadangan Beras Nasional Tertinggi Sepanjang Sejarah, Pemerintah Siap Hadapi El Nino

Dan kebijakan bekerja dari mana saja berlaku terbatas bagi aparatur sipil negara.

“Angkanya cukup positif untuk beberapa program pemerintah,” kata Hendro. (–)

Kategori :