Cegah Stunting dari Desa, Cargill Dorong Kolaborasi dan Penguatan Komunitas di Gresik

Senin 30-03-2026,19:14 WIB
Reporter : Achmad Syaiku
Editor : Muhammad Ridho

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Penurunan angka stunting secara nasional belum sepenuhnya mencerminkan selesainya persoalan gizi kronis pada anak.


Mini Kidi Wipes.--

Pengalaman enam desa di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, menunjukkan bahwa stunting tidak cukup ditangani melalui layanan kesehatan, tetapi memerlukan investasi jangka panjang pada pengetahuan dan kekuatan komunitas.

Selama empat tahun terakhir, PT Cargill Indonesia menjalankan program promosi dan pencegahan stunting berbasis desa melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). 

BACA JUGA:Tingkatkan Literasi Kesehatan, Dinkes Gresik dan Cargill Perkuat Aksi Cegah Stunting


Gempur Rokok Ilegal -----

Program yang dimulai pada 2022 itu kini menuntaskan fase kedua dengan memperluas desa sasaran serta memperdalam pendekatan berbasis komunitas. Pada fase awal, program difokuskan pada tiga desa di Kecamatan Manyar.

Memasuki fase kedua, cakupan diperluas ke tiga desa lainnya dengan menggandeng Penala Samahita Parma (Penala) sebagai mitra pelaksana.

“Program ini sejak awal dirancang untuk mendorong pencegahan stunting yang berangkat dari desa. Penekanan utamanya adalah penguatan pengetahuan dan peran komunitas,” kata Adi Suprayitno, Admin and Relations Manager PT Cargill Indonesia.

BACA JUGA:Istirahat di Warkop Manyar Gresik, Jukir Lansia Tewas Terjatuh

Enam desa yang menjadi lokasi program meliputi Manyarejo, Manyarsidomukti, Manyarsidorukun, Peganden, Leran, dan Banjarsari. Seluruh desa berada di Kecamatan Manyar, kawasan penyangga industri di Kabupaten Gresik.

Penutupan fase kedua program tersebut dikemas dalam kegiatan “Penutupan Program Promosi dan Pencegahan Stunting di Desa Fase 2: Refleksi dan Strategi ke Depan”, yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal, di Hotel Horison Gresik, Senin, 30 Maret 2026.

Forum ini menjadi ajang evaluasi bersama penerima manfaat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan desa untuk membahas keberlanjutan upaya pencegahan stunting.

BACA JUGA:Mobil Warga Tabrak Portal Jalan di GKB Gresik, Petugas Damkar Lakukan Evakuasi

Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa penanganan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh pihak dan tidak dapat dilakukan secara parsial.

Kategori :