SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Masyarakat diimbau mewaspadai peningkatan kolesterol usai Lebaran akibat konsumsi makanan tinggi lemak dan minim aktivitas fisik, Minggu 29 Maret 2026.
BACA JUGA:Pentingnya Menjaga Kadar Kolesterol, Tips Turunkan Kolesterol Secara Alami
Perayaan Idulfitri identik dengan hidangan lezat seperti opor ayam, rendang, hingga sambal goreng hati. Namun, di balik kelezatan tersebut, banyak masyarakat mengeluhkan kadar kolesterol yang meningkat setelah Lebaran.
Mini Kidi Wipes.--
Kondisi ini umumnya dipicu pola makan tinggi lemak jenuh, terutama dari makanan bersantan dan gorengan yang dikonsumsi berlebihan.
Padahal, puasa selama Ramadan seharusnya dapat membantu menurunkan berat badan dan kadar kolesterol jika dijalani dengan pola makan yang tepat.
BACA JUGA:Kolesterol Naik Usai Pesta Ketupat? Ini Cara Cepat Reset Tubuh Agar Kembali Bugar
Selain pola makan, kurangnya aktivitas fisik juga menjadi faktor utama meningkatnya kolesterol. Lemak yang menumpuk tanpa diimbangi olahraga dapat memperburuk kondisi, bahkan meningkatkan risiko penyakit jantung.
Untuk mengatasi kolesterol yang naik setelah Lebaran, masyarakat disarankan kembali menerapkan pola hidup sehat. Di antaranya dengan mengonsumsi makanan tinggi serat seperti buah, sayur, dan kacang-kacangan.
BACA JUGA:Kolesterol Diam-Diam Naik Usai Lebaran, Kenali Gejalanya sebelum Terlambat
Selain itu, metode memasak yang lebih sehat seperti dikukus atau direbus juga dianjurkan. Olahraga rutin minimal 30 menit per hari penting untuk membantu menurunkan kolesterol dan menjaga kebugaran tubuh.
Menghindari rokok juga menjadi langkah penting karena dapat memperburuk kondisi pembuluh darah.
Gempur Rokok Ilegal -----
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diimbau membatasi konsumsi makanan bersantan, memperbanyak sayuran, serta mengontrol porsi makan selama Lebaran.
BACA JUGA:Berikut 6 Air Rebusan Daun yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol