Fenomena ‘Jam Karet’, Kebiasaan Terlambat yang Dianggap Wajar

Jumat 27-03-2026,13:24 WIB
Reporter : Mg/Nova Pramita Putri Arminand
Editor : Ferry Ardi Setiawan

Dampak yang Sering Diabaikan

Meski dianggap sepele, ‘jam karet’ memiliki dampak yang cukup serius, terutama dalam dunia kerja dan pendidikan. Beberapa dampaknya antara lain:

- Menghambat jalannya kegiatan

- Mengurangi produktivitas

- Menurunkan kepercayaan dan profesionalitas

- Merugikan pihak lain yang sudah datang tepat waktu

Dalam jangka panjang, kebiasaan ini dapat membentuk citra negatif, baik secara individu maupun kelompok.

Perlu Diubah Secara Bertahap

Mengubah kebiasaan ‘jam karet’ memang tidak mudah, tetapi bisa dimulai dari langkah sederhana, seperti:

1. Datang 10–15 menit lebih awal

2. Membuat jadwal harian yang jelas

3. Menghargai waktu orang lain

4. Mengurangi kebiasaan menunda

Kesadaran bahwa waktu adalah bagian dari tanggung jawab menjadi kunci utama.

Disiplin Waktu sebagai Kebutuhan

Di era yang serba cepat, disiplin waktu bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Ketepatan waktu mencerminkan sikap profesional, menghargai orang lain, dan mampu mengelola diri dengan baik.

Kategori :