Antisipasi Lonjakan Pengunjung KBS, Dishub Siapkan Parkir Terpadu di TIJ dan Sutos Plus Layanan Shuttle Bus

Selasa 17-03-2026,15:22 WIB
Reporter : Arif Alfiansyah
Editor : Fatkhul Aziz

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Animo masyarakat untuk berwisata saat libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah diprediksi meningkat tajam. Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah Kebun Binatang Surabaya (KBS). 

Guna mencegah kemacetan akibat parkir liar, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya telah mematangkan skema parkir terpadu.

BACA JUGA:KBS Resmi Jadi Perumda, Kursi Direksi Segera Dilelang Ulang


Mini Kidi Wipes.--

Plt Kepala Dishub Kota Surabaya Trio Wahyu Bowo menyatakan, koordinasi intensif telah dilakukan bersama Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak. 

Berdasarkan pemetaan, puncak lonjakan pengunjung di KBS diperkirakan terjadi pada tanggal 20 hingga 24 Maret 2026.

BACA JUGA:Kasus KBS Masuk Tahap Penyidikan, Potensi Kerugian Negara Ditaksir di Atas Rp7 Miliar

"Kami sudah siapkan kantong-kantong parkir agar tidak ada penumpukan di bahu jalan. Fokus utama kami adalah kenyamanan pengunjung dan kelancaran arus lalu lintas di sekitar area Wonokromo," ujar Trio, Selasa 17 Maret 2026.

Pilihan utama parkir tetap diarahkan ke Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ). Kapasitasnya cukup mumpuni, yakni mampu menampung 550 kendaraan roda empat (R4) dan 373 kendaraan roda dua (R2). 

Namun, jika volume kendaraan melampaui kapasitas TIJ, Dishub telah menyiapkan rencana cadangan. 

BACA JUGA:Tiga Direksi Keuangan KBS Diperiksa, Kejati Jatim Bongkar Dugaan Korupsi dan Sita Dokumen Penting

"Begitu parkir di TIJ penuh, petugas di lapangan akan langsung mengarahkan pengunjung menuju Surabaya Town Square (Sutos). Kami sudah menjalin kerja sama untuk menjadikan area tersebut sebagai parkir khusus pengunjung KBS," imbuhnya.

Menariknya, pengunjung yang memarkir kendaraannya di Sutos tidak perlu berjalan jauh menuju pintu masuk KBS. Dishub telah menyiapkan layanan shuttle bus gratis. Uniknya, armada yang digunakan adalah bus sekolah yang tidak beroperasional karena masa libur semester.


Gempur Rokok Ilegal.--

"Karena siswa sedang libur, bus sekolah kami fungsikan sebagai shuttle. Skemanya drop-off dan jemput. Dari Sutos ke KBS, lalu sebaliknya saat pengunjung hendak kembali ke kendaraan mereka," jelas Trio.

Kategori :