Ramadan, Musim Panen Koruptor

Rabu 18-03-2026,07:07 WIB
Reporter : Ferry Ardi Setiawan
Editor : Ferry Ardi Setiawan

BACA JUGA:Alam Berduka, Bandung Membara

Namun yang sering terasa justru berita penangkapan.

Setiap kali ada kepala daerah diciduk, rakyat kembali bertanya: salah memilih, atau sistemnya yang memang membuat orang mudah tergoda?

BACA JUGA:Operasi Lilin dan Dosa Tahunan

Mungkin keduanya.

Politik biaya mahal. Kampanye mahal. Tim sukses mahal. Setelah menang, godaan untuk “balik modal” sering kali datang lebih cepat daripada janji pembangunan.

BACA JUGA:Sekali Isap, Langsung Narkotika

Di sinilah korupsi mulai mencari jalannya.

Ramadan seharusnya menjadi cermin. Momentum untuk berhenti. Mengoreksi diri.

BACA JUGA:Ketika Banjir Mencari Bupati

Sayangnya, bagi sebagian pejabat, cermin itu mungkin tertutup tumpukan proposal proyek.

Dan jika dalam satu bulan suci saja masih ada kepala daerah yang tertangkap, publik tentu boleh bertanya:

BACA JUGA:Drama Tumbler Berbuah Surga

Kalau bukan Ramadan, berapa lagi yang akan tertangkap?

Tags :
Kategori :

Terkait