Perluas Akses Pendidikan, Kadindik Jatim Tinjau Kesiapan Gladi Bersih TKA Paket B

Minggu 15-03-2026,12:00 WIB
Reporter : Alif Bintang
Editor : Fatkhul Aziz

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan gladi bersih Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk program Kejar Paket B. Langkah ini diambil guna memastikan kesiapan teknis dan mental para peserta sebelum menghadapi ujian kesetaraan yang sesungguhnya.

Aries menjelaskan, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi nyata dari komitmen Pemprov Jatim dalam memperluas jangkauan pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat. Program ini secara khusus menyasar warga yang sebelumnya sempat terhambat dalam menyelesaikan pendidikan formal di tingkat menengah pertama.

BACA JUGA:Wujudkan Standar Industri di Sekolah, Kadindik Jatim Dorong Edotel SMK Jadi Pusat Praktik Profesional


Mini Kidi Wipes.--

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah,” kata Aries, Minggu, 15 Maret 2026.

Dalam kunjungannya, Kadindik Aries menegaskan bahwa pendidikan kesetaraan adalah jembatan krusial untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Ia menekankan bahwa ijazah yang diperoleh melalui program ini memiliki kedudukan hukum dan kualitas yang setara dengan jalur formal.

BACA JUGA:Wujudkan Indonesia Emas 2045, Dindik Jatim Perkuat Integrasi Pendidikan Antikorupsi di Sekolah

“Kehadiran program Kejar Paket B ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam meraih mimpi dan masa depan yang lebih baik," ujar Aries.

Program ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap penurunan angka putus sekolah. Dengan fleksibilitas yang ditawarkan, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini untuk kembali ke bangku pendidikan tanpa rasa canggung.


Gempur Rokok Ilegal.--

Lebih lanjut, Aries menambahkan bahwa inovasi dalam metode pembelajaran dan pelaksanaan ujian terus dikembangkan untuk menjaga standar mutu pendidikan di Jatim.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus mendorong berbagai inovasi pendidikan agar setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak," pungkasnya. (bin)

Kategori :