Penyisiran Miras di Laga Arema vs Persis Solo, Polres Malang Amankan 54 Suporter
Kapolres Malang AKBP Muhammad Taat Resdi saat memberikan keterangan pers terkait pengamanan puluhan suporter--
MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sebanyak 54 orang suporter Aremania diamankan jajaran Polres MALANG saat akan menyaksikan pertandingan antara Arema FC melawan Persis Solo di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Sabtu 18 April 2026 malam.
Puluhan pemuda tersebut terjaring pemeriksaan petugas karena kedapatan membawa dan mengonsumsi minuman keras (miras). Langkah ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara Polres Malang, panitia pelaksana, manajemen Arema FC, serta Presidium Aremania untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.
BACA JUGA:Polres Malang Terjunkan 150 Personel Amankan Pengajian Akbar di PG Kebon Agung

Mini Kidi Wipes.--
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, menyampaikan bahwa pengamanan kali ini dilakukan dengan skema pemeriksaan yang lebih ketat dan jangkauan perimeter yang diperluas hingga ke luar area stadion.
“Kami bersepakat melakukan pemeriksaan secara lebih teliti dan tegas dengan perimeter yang lebih luas, terutama terhadap potensi penonton yang membawa dan mengonsumsi minuman beralkohol,” ujar AKBP Taat Resdi saat konferensi pers di Mapolres Malang.
BACA JUGA:Kapolres Malang Halalbihalal Bersama Dai Kamtibmas Perkuat Sinergi
Pemeriksaan intensif dilakukan di dua titik penyekatan utama, yakni Simpang Empat Zipur dan Kedungpendaringan. Petugas kepolisian yang bersinergi dengan perwakilan Aremania melakukan pengecekan menyeluruh terhadap badan maupun kendaraan para penonton.
“Hasilnya, kami mengamankan 54 calon penonton yang diduga membawa minuman keras. Barang bukti yang disita meliputi 33 botol minuman beralkohol serta 28 unit sepeda motor,” ungkap AKBP Taat Resdi.
Berdasarkan data kepolisian, dari total suporter yang diamankan, 27 orang merupakan warga Kabupaten Malang, sementara 27 lainnya berasal dari luar daerah seperti Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Kediri, hingga Kabupaten Blitar.

Gempur Rokok Ilegal. Laporkan Peredaran Rokok Ilegal ke Kantor Bea Cukai Malang.--
Kapolres menegaskan bahwa skema pemeriksaan ketat ini akan terus diberlakukan secara berkelanjutan demi memperbaiki budaya suporter dan memastikan iklim pertandingan sepak bola di Malang berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi semua kalangan.
Di sisi lain, Ketua Presidium Aremania Utas, H. M. Ali Rifki, menyampaikan permohonan maaf atas tindakan oknum suporter tersebut. Ia menegaskan komitmen Aremania untuk terus berbenah diri.
“Kami akan terus mengingatkan agar tidak membawa miras, sajam, atau melakukan tindakan yang merugikan. Ini adalah bagian dari komitmen perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (kid)
Sumber:





