Mas Adi Ingatkan Kinerja dan Integritas PPPK, Minta ASN Tetap Berakhlak
Walikota Mas Adi mengalungkan tanda pengenal para personil PPPK agar ingat soal kinerja dan integritas. --
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Pemkot Pasuruan menggelar kegiatan orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Klasikal Tahap I di Gedung Gradhika Bhakti Praja
Dalam kesempatan ini, Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo menegaskan nilai ASN BerAKHLAK harus diwujudkan dalam kerja nyata, bukan sekedar slogan.
BACA JUGA:Mas Adi Minta ASN Berintegritas dan Responsif Layani Masyarakat di Pasuruan

Mini Kidi Wipes.--
Menurutnya, orientasi ini bukan sekadar kegiatan formal, melainkan bagian penting dari upaya penguatan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan. Ia juga menekankan pentingnya kinerja terbaik bagi PPPK karena menjadi dasar evaluasi dan perpanjangan kontrak.
“Pengembangan kompetensi bukan hanya hak, tetapi juga kewajiban bagi setiap ASN. Hal ini penting agar aparatur mampu menjawab tuntutan masyarakat yang terus berkembang,” ujarnya, Selasa 21 April 2026.
BACA JUGA:Pansus DPRD Tolak Pembangunan Alih Fungsi Lahan 'Real Estate' di Lereng Arjuno-Welirang

Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Ia menambahkan, di era perkembangan teknologi informasi saat ini, masyarakat semakin kritis dan mudah membandingkan kualitas pelayanan publik antar daerah.
Oleh karena itu, ASN dituntut untuk adaptif, inovatif, serta mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan.
Dalam arahannya, Wali Kota juga menekankan pentingnya penerapan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK. Yang memiliki kepanjangan dari; Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
BACA JUGA:Mas Adi Ajak Pilar Sosial Perkuat Sinergi Pembangunan Sosial di Kota Pasuruan
Ia menegaskan, nilai tersebut bukan sekadar slogan, tetapi harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan.
Selain itu, integritas menjadi poin utama yang ditekankan. ASN diminta untuk menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme serta menjaga konsistensi antara ucapan dan tindakan.
Sumber:






