SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang kerap dibarengi hujan deras dan angin kencang, Kelurahan Kapasari bergerak cepat melakukan langkah preventif. Fokus utama kali ini menyasar pada pemeliharaan pohon-pohon peneduh di sepanjang Jalan Gembong Asih, Kecamatan Genteng.
Kegiatan perantingan atau pemangkasan dahan pohon ini dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya. Tujuannya untuk memastikan keamanan lingkungan, mengingat pepohonan yang terlalu rimbun memiliki beban berat yang berisiko saat diterpa angin kencang.
BACA JUGA:Polsek Simokerto Sambangi Warga Kapasari Terkait Temuan Motor di Bazar Polrestabes
Mini Kidi Wipes.--
Lurah Kapasari, Ridzotullahmad Nurchakim, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kewaspadaan dini agar aktivitas warga tetap berjalan lancar tanpa rasa was-was.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko ranting patah atau pohon tumbang yang dapat membahayakan warga serta pengguna jalan,” ujar Ridzotullahmad, Selasa, 10 Maret 2026.
Jalan Gembong Asih dikenal cukup padat. Terlebih di sana ditumbuhi pepohonan rimbun nan tinggi. Sehingga menjadi prioritas utama program perantingan.
Menurut Ridzotullahmad, perantingan ini tidak hanya sekadar merapikan estetika kota, tetapi lebih kepada aspek keselamatan jiwa. Dahan-dahan yang dinilai sudah tua, rapuh, atau terlalu menjorok ke badan jalan dipangkas secara terukur.
Gempur Rokok Ilegal.--
Selain menjaga keselamatan, perantingan ini juga berfungsi menjaga kabel-kabel utilitas agar tidak tertimpa dahan, sehingga distribusi listrik dan jaringan komunikasi di wilayah Kapasari tetap stabil.
“Melalui upaya rutin ini, Kelurahan Kapasari mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan pohon di lingkungan sekitar yang kondisinya mulai membahayakan,” tuntas Lurah.(bin)