SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Semangat mudik lebaran mulai terasa di Jawa Timur. Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim di Surabaya mulai dipadati masyarakat, Senin, 9 Maret 2026. Mereka antusias mengamankan kursi dalam program Mudik Gratis 2026 yang resmi membuka pendaftaran jalur offline sejak sehari lalu.
Kadishub Jatim, Nyono, menjelaskan bahwa program tahunan ini kembali hadir sebagai bentuk nyata kepedulian pemprov untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi para perantau yang ingin pulang ke kampung halaman.
BACA JUGA:Sambut Idulfitri 2026, Untag Surabaya Fasilitasi Antar Mudik Gratis bagi Mahasiswa dan Warga
Mini Kidi Wipes.--
“Inisiatif ini merupakan program prioritas Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Fokus utamanya adalah menekan angka kecelakaan lalu lintas dengan mengalihkan pemudik motor ke moda transportasi bus yang lebih aman,” jelas Nyonoz.
Sebelum pendaftaran tatap muka ini dibuka, Dishub Jatim telah lebih dulu membuka akses daring melalui situs resmi mereka. Namun, tingginya minat masyarakat membuat kuota tersebut ludes dalam waktu singkat.
BACA JUGA:Pererat Silaturahmi di Wringinanom, Kapolres Gresik Sosialisasikan Penitipan Kendaraan Mudik Gratis
“Yang online sudah terpenuhi kuota 1.600. Lalu pada hari Minggu sudah kita mulai pendaftaran secara offline dengan kuota 2.400 dan akan kita layani sampai tiketnya habis,” kata Nyono.
Untuk menjangkau seluruh pelosok Jatim, Pemprov telah menyiapkan 17 trayek yang mencakup 20 kabupaten/kota. Rute-rute favorit seperti Surabaya menuju Madiun, Ponorogo, Trenggalek, hingga Banyuwangi (baik via Jember maupun Situbondo) tetap menjadi andalan dalam daftar layanan tahun ini.
Tidak hanya melayani trayek Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), Pemprov Jatim juga memfasilitasi pemudik Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dengan rute Jakarta–Jatim (PP).
BACA JUGA:Ringankan Beban Pekerja, Pemkab Malang Siapkan 7 Bus Mudik Gratis 2026 untuk Lima Rute Utama
“InsyaAllah untuk AKAP akan diberangkatkan pada tanggal 18 Maret, sedangkan AKDP dari Surabaya akan diberangkatkan pada 19 Maret,” tandas Nyono.
Keriuhan di Kantor Dishub Jatim membawa cerita tersendiri bagi warga yang rela mengantre sejak subuh. Budi (42), warga asal Ponorogo mengaku antusias untuk mendapatkan tiket mudik gratis.
“Saya sudah datang dari jam 5 pagi supaya tidak kehabisan. Alhamdulillah, prosesnya cepat kalau surat-suratnya lengkap. Sangat membantu ekonomi keluarga, apalagi kalau mudik sekeluarga bawa anak istri, biayanya lumayan kalau naik bus umum,” tuturnya.
Gempur Rokok Ilegal.--