KBRI Baghdad: +964 7769842020
KBRI Tehran: +98 9914668845 / +98 9024668889
KBRI Beirut: +961 70817310
KBRI Damaskus: +963 954444810
Sementara itu, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh juga mengimbau WNI untuk tetap waspada pascaserangan Israel dan Amerika Serikat ke Iran.
"Menyiapkan dan menyimpan dokumen penting seperti paspor, iqama, dan dokumen identitas lainnya dalam bentuk fisik dan digital yang mudah diakses jika diperlukan sewaktu-waktu," demikian keterangan dari KBRI Riyadh.
KBRI juga meminta WNI yang berencana melakukan perjalanan ke Timur Tengah untuk menunda keberangkatan serta segera menghubungi maskapai guna memperoleh informasi terbaru terkait jadwal dan status penerbangan.
BACA JUGA:Pidato dan Unggahan Terakhir Ali Khamenei sebelum Tewas Dalam Serangan AS Israel
"Bagi mereka yang memiliki rencana penerbangan, agar segera menghubungi pihak maskapai untuk mendapatkan informasi terkini terkait jadwal dan status penerbangan," demikian pernyataan KBRI Riyadh.
Gempur Rokok Illegal--
Selain itu, WNI diminta mengakses informasi dari sumber resmi dan terpercaya serta mengikuti arahan otoritas Pemerintah Arab Saudi dan KBRI guna menghindari disinformasi yang dapat memicu kepanikan.
BACA JUGA:Profil Dan Rekam Jejak Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran Tewas Dalam Serangan AS Israel
Dalam keadaan darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Riyadh melalui WhatsApp di nomor +966 569173990. KBRI menyatakan terus memantau perkembangan situasi dan akan menyampaikan informasi lanjutan apabila diperlukan. (*/fer)