Hobinya tak jauh dari dunia yang ia cinta yakni public speaking, voice over, membaca, dan menulis. Semua menjadi satu rangkaian yang saling terhubung dan membentuk identitasnya sebagai perempuan muda yang tak hanya ingin tampil, tetapi juga berdampak.
Bagi Naya, panggung Putri Indonesia hanyalah salah satu pintu. Lebih dari itu, ia ingin terus bertumbuh dan memperluas dampak. Sebab di balik gaun dan sorot lampu, ada visi yang ia genggam erat, menjadi perempuan yang bukan hanya terlihat, tetapi benar-benar berarti. (Ain)