Derby London Dimenangkan Arsenal, Tekuk Chelsea 2-1
Arsenal menangkan Derby London setelah menang 2-1 atas Chelsea.-IG:arsenal.-
MEMORANDUM.DISWAY.ID-Arsenal sukses melewati ujian penting dalam persaingan gelar Liga Premier Inggris setelah menaklukkan Chelsea dengan skor 2-1 di Stadion Emirates, Minggu waktu setempat.
Dua gol dari situasi sepak pojok yang dicetak Jurriën Timber dan William Saliba memastikan kemenangan penting bagi The Gunners atas tim tamu yang harus bermain dengan 10 pemain.
Sepekan setelah kemenangan meyakinkan atas Tottenham Hotspur, Arsenal kembali meraih hasil krusial dalam derby London yang membuat mereka menjaga keunggulan lima poin di puncak klasemen dari Manchester City, yang masih memiliki satu laga tunda.
Tuan rumah membuka keunggulan pada pertengahan babak pertama melalui William Saliba. Bek asal Prancis itu memanfaatkan sepak pojok Bukayo Saka dengan sundulan yang gagal diantisipasi kiper Chelsea, Robert Sánchez.
BACA JUGA:Bangkit dari Tertinggal, Manchester United Tembus Tiga Besar Liga Inggris

Mini Kidi Wipes.--
Namun, Arsenal harus menerima kenyataan pahit menjelang turun minum. Upaya menghalau bola justru berujung gol bunuh diri Piero Hincapié setelah sepak pojok Chelsea menciptakan kemelut di kotak penalti. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Gol penyama kedudukan tersebut sempat mengguncang kepercayaan diri Arsenal. Chelsea tampil lebih percaya diri di awal babak kedua dan beberapa kali mengancam gawang David Raya.
Kiper Arsenal itu tampil gemilang dengan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menepis tembakan keras Enzo Fernández serta mengamankan sundulan berbahaya dari Pedro Neto.
Arsenal akhirnya kembali unggul pada menit ke-66. Sepak pojok Declan Rice disambut sundulan akurat Jurriën Timber yang mengarah tajam ke gawang Chelsea dan mengubah skor menjadi 2-1.
Situasi semakin sulit bagi Chelsea setelah Pedro Neto menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Gabriel Martinelli.

Gempur Rokok Illegal--
Kartu merah tersebut menjadi yang ketujuh bagi Chelsea di liga musim ini, sekaligus yang kedua secara beruntun dalam dua pertandingan terakhir.
Meski unggul jumlah pemain, Arsenal tetap mendapat tekanan di menit-menit akhir. David Raya kembali menjadi penyelamat lewat aksi gemilang saat menepis tendangan melengkung Alejandro Garnacho. Sementara itu, gol Liam Delap di masa tambahan waktu dianulir karena offside.
Kemenangan ini menjadi langkah besar Arsenal dalam upaya meraih gelar liga pertama mereka dalam 22 tahun. Dengan sembilan pertandingan tersisa, Arsenal hanya akan menghadapi satu tim dari enam besar klasemen, yakni laga tandang penting melawan Manchester City bulan depan.
Gol pembuka Arsenal sendiri terasa tak terhindarkan. Sepak pojok melengkung dari Saka disambut sundulan Gabriel yang mengirim bola kembali ke depan gawang, sebelum Saliba menyambar bola pantul yang mengenai bahu pemain lawan dan masuk ke gawang.
Chelsea sempat hampir mendapat penalti ketika bola sepak pojok Reece James mengenai siku Declan Rice, tetapi wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.
Situasi tersebut akhirnya tetap menghasilkan gol setelah Hincapié tanpa sengaja membelokkan bola ke gawang sendiri.
Arsenal sebenarnya mendominasi babak pertama, namun momentum sempat berubah setelah jeda.
Tekanan Chelsea membuat suasana Stadion Emirates menegang hingga akhirnya gol Timber mengembalikan kepercayaan diri tim asuhan Mikel Arteta.
Menariknya, efektivitas Arsenal dari bola mati menjadi senjata utama musim ini.
Sebanyak 16 dari total 52 gol liga mereka lahir dari situasi sepak pojok, menyamai rekor satu musim Liga Premier yang sebelumnya dipegang Oldham Athletic dan West Bromwich Albion.
Sumber:




