Kirab Adipura Pemkab Gresik, Apresiasi Pasukan Kebersihan dan Pertamanan

Sabtu 28-02-2026,20:20 WIB
Reporter : Achmad Willy Alva Reza
Editor : Aris Setyoadji

GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Kirab Adipura sebagai bentuk apresiasi kepada pasukan kebersihan dan pertamanan sekaligus memperingati HUT ke-52 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-539 Kota Gresik, Jumat 27 Februari 2026.

Kirab Adipura Kabupaten Gresik berlangsung meriah dan diikuti jajaran Forkopimda, kepala OPD, serta para petugas kebersihan yang setiap hari menjaga wajah kota.


Mini Kidi Wipes.--

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Asluchul Alif memimpin kirab dengan menaiki becak listrik di barisan depan iring-iringan.

Kirab berlangsung dari Gelora Joko Samudro, melintasi Jalan Veteran, Jalan Panglima Sudirman, Jalan J.A. Suprapto, hingga berakhir di Wahana Ekspresi Poesponegoro.

BACA JUGA:Pemkab Gresik Salurkan Bantuan Tahap Pertama bagi ODHIV dan Program Kewirausahaan

Pasukan kebersihan dan pertamanan ditempatkan di barisan utama sebagai bentuk penghormatan atas peran mereka dalam menjaga kebersihan kota.

Gresik sebelumnya berhasil menjadi satu dari 35 kabupaten dan kota peraih Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup.

BACA JUGA:Pemkab Gresik Terapkan Landfill Mining di TPA Ngipik Kurangi Tumpukan Sampah Lama

Capaian tersebut menempatkan Gresik sebagai daerah yang dinilai berhasil membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan melalui kolaborasi berbagai pihak.

“Hari ini kita tidak sekadar membawa penghargaan. Kita membawa penghormatan untuk panjenengan semua yang setiap hari memastikan Gresik tetap bersih,” ujar Bupati Yani kepada para petugas kebersihan.


Gempur Rokok Illegal--

Salah satu faktor utama perolehan penghargaan tersebut adalah keberhasilan Gresik mengelola sampah menjadi Refuse Derived Fuel sebagai energi terbarukan pengganti batu bara yang disinergikan dengan PT Semen Indonesia sebagai off taker.

Skema tersebut mengubah sampah menjadi sumber daya sekaligus mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

BACA JUGA:Pemkab Gresik Terapkan Landfill Mining di TPA Ngipik Kurangi Tumpukan Sampah Lama

Sebagai bentuk apresiasi, Kementerian Lingkungan Hidup menyerahkan tiga unit motor pengangkut sampah kepada Kabupaten Gresik.

Dalam momentum kirab, motor tersebut didistribusikan kepada wilayah dan lembaga berprestasi dalam pengelolaan sampah.

Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, menerima satu unit motor sebagai desa terbaik pengelolaan sampah melalui gerakan pembuatan biopori di setiap rumah.

BACA JUGA:Pemkab Gresik Siapkan Rp 2,8 Triliun untuk Percepatan Perbaikan Jalan Tahun 2026

Kelurahan Sukorame, Kecamatan Gresik, juga menerima satu unit motor sebagai Kelurahan Proklim terbaik yang konsisten menjaga kebersihan lingkungan.

Satu unit motor lainnya diserahkan untuk mendukung pengelolaan sampah di lingkungan pesantren, yakni Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Kecamatan Dukun serta Pondok Pesantren Darut Taqwa Suci.

“Sampah bukan hanya urusan pemerintah. Ini tanggung jawab bersama, mulai dari rumah tangga, sekolah, pesantren, perkantoran hingga kawasan industri,” tegas Yani. (rez)

Kategori :